Berita

Skuat Sampdoria merayakan gol ke gawang Parma/Net

Sepak Bola

Menang 2-0 Di Kandang Parma, Sampdoria Dituntut Tingkatkan Konsistensi

SENIN, 25 JANUARI 2021 | 09:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kemenangan kembali diraih Sampdoria saat melakoni laga lanjutan Serie A 2020-2021 pekan ke-19, Senin dinihari tadi (25/1).

The Blucerchiati catatkan kemenangan kedua mereka secara beruntun saat menaklukkan Parma di Stadion Tardini dengan skor 2-0. Dua gol Sampdoria disumbangkan Maya Yoshida dan Keita Balde Diao.

Toh kemenangan ini tak lantas membuat pelatih Claudio Ranieri puas. Dia masih mengkhawatirkan konsistensi skuat asuhannya saat melakoni laga berikutnya. Terlebih, mereka akan menghadapi sejumlah lawan berat. Salah satu di antaranya adalah Juventus.

"Kami masih tidak bisa konsistensi belakangan ini, kami menang dan kemudian kalah. Saya sudah tekankan kepada para pemain bahwa pekan ini kami harus memulai meraih hasil secara bersama-sama," ujar Ranieri, dikutip Sky Sports Italia, Senin (25/1).

Mantan pelatih Chelsea itu pun mengkritisi masih adanya sejumlah kesalahan sepele yang dilakukan skuat asuhannya saat menghadapi Parma. Seperti sejumlah kesalahan di babak pertama yang membuat Parma punya kesempatan melakukan beberapa tendangan ke gawang.

"Saya telah berbicara kepada para pemain depan mereka harus mundur membantu tim saat menghadapi tekanan. Mereka tidak bisa menjadi kelompok yang terpisah saat berada di lapangan," tegasnya.

Sampdoria sejauh ini mampu bertahan di papan tengah setelah sempat terjerembap di papan bawah klasemen sementara Serie A. Il Samp kini berada di peringkat 10 dengan total 26. Berjarak 10 angka dari Atalanta yang berada di zona Eropa.

Populer

Aktivis Myanmar: Kami Menentang Dan Mengutuk Indonesia Atas Rencana Mengirimkan Utusan Ke Burma

Rabu, 24 Februari 2021 | 08:14

Guru Besar Atomi University Jepang: Indonesia Salah Satu Benteng Demokrasi Di Asia Tenggara, Sayangnya Mundur

Senin, 22 Februari 2021 | 20:17

Sudah Di Meja Jokowi, Jaksa Agung ST Burhanuddin Dikabarkan Salah Satu Yang Bakal Dicopot

Sabtu, 20 Februari 2021 | 09:42

Andi Arief: Ternyata Ada Dendam PDIP Terhadap SBY Sebagai Menantu Jenderal Sarwo Edhie Wibowo

Rabu, 17 Februari 2021 | 20:17

Politisi PDIP Doakan Anies Binasa, Andi Sinulingga: Apakah Yang Begini Tidak Diproses?

Senin, 15 Februari 2021 | 12:37

Pindah Ibu Kota Tidak Sesuai Dengan Omongan Jokowi ‘Atasi Banjir Lebih Mudah Jika Jadi Presiden’

Senin, 22 Februari 2021 | 08:54

Jokowi Dikerubung Warga, Iwan Sumule: Rakyat Dihukum, Rakyat Diminta Maklum

Selasa, 23 Februari 2021 | 22:53

UPDATE

Tokoh Muda Sarat Pengalaman, Alasan Akbar Tanjung Dukung Dave Laksono Jadi Ketum Kosgoro 1957

Kamis, 25 Februari 2021 | 23:00

Gede Pasek Ungkit Janji SBY, Syahrial Nasution: Rombongan AU Bikin Demokrat Rusak

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:59

Oknum Polisi Jual Senjata Ke KKB Papua, Nuning Kertopati Minta Pemerintah Perketat Perbatasan

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:49

Komisi I DPR: OTT Jualan Konten Tapi Tak Bayar Pajak, Ini Tidak Adil

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:39

Anggap KLB Upaya Mencomot Demokrat, Pengamat: Semua Yang KLB SK Kepengurusannya Ditandatangani Menkumham

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:36

Elektabilitas Puan Belum Menonjol, Tapi Bisa 'Membahayakan' Jelang 2024

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:20

Benarkan Rumahnya Digeledah, Ihsan Yunus PDIP Bungkam Ditanya Hilangkan Barang Bukti Suap Bansos

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:15

Rampung Diperiksa 7,5 Jam, Ihsan Yunus: Semuanya Sudah Disampaikan Ke Penyidik

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:55

BMI: Pak Moeldoko Minim Prestasi Dan Buruk Bagi Mental Kepemimpinan Demokrat

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:33

Cek Ombak, Simulasi Lawan Anies Bisa Jadi Penentu Nasib Prabowo Di 2024

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:07

Selengkapnya