Berita

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Lloyd Austin/Net

Dunia

AS Nyatakan Posisi Bantu Jepang Lindungi Kepulauan Senkaku Dari Klaim China

MINGGU, 24 JANUARI 2021 | 13:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) telah menyatakan kesiapannya untuk membantu Jepang mempertahankan Kepulauan Senkaku yang diklaim oleh China.

Kepulauan Senkaku atau juga yang dikenal sebagai Diaoyu Dao oleh China adalah wilayah di bawah kendali AS dan diserahkan ke Jepang pada 1972, setelah Perang Dunia II.

Kepulauan Senkaku telah lama menjadi sengketa antara China dan Jepang. Jepang mengklaim telah menduduki area itu sejak 1895, tetapi Beijing menyebutnya sebagai wilayah China dalam peta 1783 dan 1785.


Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan telah melakukan pembicaraan dengan Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi pada Sabtu (23/1) terkait kepulauan tersebut.

"Sekretaris Austin selanjutnya menegaskan bahwa pulau-pulau Senkaku dicakup oleh Pasal V Perjanjian Keamanan AS-Jepang, dan bahwa Amerika Serikat tetap menentang setiap upaya sepihak untuk mengubah status quo di Laut China Timur," demikian bunyi pernyataan Pentagon yang dikutip Sputnik.

Pada Pasal V dari Perjanjian Keamanan AS-Jepang, kedua negara akan bersama-sama melindungi satu sama lain dari ancaman bersenjata.

Pada pembicaraan tersebut, Austin dan Kishi membahas pengerahan kembali pasukan AS di Jepang. Kishi juga mendesak AS untuk bekerja sama untuk meringankan beban bagi penduduk setempat.

Masalah Korea Utara juga dibahas selama panggilan telepon, di mana mereka memutuskan untuk berkolaborasi dalam mengupayakan denuklirisasi.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya