Berita

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla/Net

Politik

Pengamat Internasional: Peluang JK Di 2024 Terbuka Lebar Lewat Joe Biden

SABTU, 23 JANUARI 2021 | 00:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kedekatan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden dinilai bisa membuka peluang JK maju di Pilpres 2024.

Terlebih adanya kemungkinan Joe Biden menghidupkan kembali jejaring internasional yang pernah dirajut saat masih menjabat Wakil Presiden era Barack Obama.

Menurut pengamat politik internasional, Arya Sandhiyudha, Presiden Joe Biden akan memberikan perhatian kepada negara-negara kawasan Asia Timur, termasuk Indonesia. Hal itu dilihat dari komposisi kabinet Joe Biden-Kamala Harris yang diisi pejabat veteran era Presiden Barack Obama, yakni Kurt Campbell dan beberapa nama lainnya.


Diketahui, saat era Obama ada kebijakan 'pivot to Asia' yang adalah kebijakan luar negeri Amerika Serikat untuk menciptakan poros di kawasan Asia damai, stabil, serta sejahtera secara ekonomis.

"Ini sebenarnya menjadi sinyal kampanye Biden bahwa AS akan kembali besar di internasional, termasuk kawasan Asia Timur yang sepertinya akan menjadi perhatian," ujar Arya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/1).

"Dari pola pemilihan orang-orangnya Joe Biden, memang terlihat sangat me-recall memori interaksi dia di era Obama. Jadi, bukan tidak mungkin secara jejaring internasional Joe Biden juga akan recalling jejaring dia secara internasional termasuk orang-orang yang pernah dia temui di Indonesia," sambungnya.

Direktur Eksekutif The Indonesian Democracy Initiative (TIDI) ini menilai, sosok Jusuf Kalla yang disebut memiliki kedekatan sejak 2009 lalu dengan Joe Biden bukan tidak mungkin akan di-recall. Apalagi dengan kapasitas dan jam terbangnya di dunia internasional, mantan Wakil Presiden dua periode itu tidak perlu diragukan lagi.

"Recalling jejaring Joe Biden ini merupakan aset dan memori bagi JK dengan Biden. Begitu pun tokoh nasional lainnya, bukan tidak mungkin jika jejaring lamanya Biden di-monotize," kata Arya.

Namun begitu, Arya menyatakan JK bukanlah satu-satunya orang yang dekat dengan Joe Biden. Masih ada banyak tokoh nasional lain yang dekat dengan orang nomor satu di AS dan juga berupaya memonotise jaringan tersebut.

"JK sudah teruji menjadi top leader, termasuk dalam hal menghadapi politik AS. Secara kapasitas tidak diragukan. Jadi menurut saya, JK sangat mungkin (di 2024). Cuma kursi presiden kan satu, dan banyak tokoh nasional lainnya yang juga mungkin ingin jadi presiden," demikian Arya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya