Berita

Presiden Amerika Serikat Joe Biden/Net

Dunia

Menlu Retno Beberkan Harapan Besar Indonesia Untuk Pemerintahan Baru Joe Biden

KAMIS, 21 JANUARI 2021 | 13:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia ikut memberikan selamat kepada pemerintahan baru Amerika Serikat (AS) yang dipimpin oleh Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris.

Selain itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga mengungkap tiga harapan besar Indonesia kepada pemerintahan baru Biden agar menjadikan dunia lebih baik.

Retno mengatakan, AS merupakan salah satu mitra strategis dan terpenting bagi Indonesia. Indonesia dan AS memiliki banyak kesamaan nilai seperti demokrasi, kemajemukan, toleransi, hak asasi manusia, hingga pengaturan hukum.


"Saya yakin ke depan Indonesia dan AS dapat menjalin kemitraan yang lebih kokoh, sebuah kemitraan yang setara, saling menghormati dan saling menguntungkan," ujar Retno dalam konferensi pers virtual pada Kamis (21/1).

"Sebagaimana negara lainnya di dunia, Indonesia memiliki harapan besar terhadap Administrasi AS yang baru," lanjutnya.

Harapan pertama yang Indonesia inginkan dari pemerintahan Biden adalah komitemen dalam upaya mitigasi pandemi melalui kerja sama multilateral.

Retno menjelaskan, Indonesia mengharapkan kepemimpinan AS untuk memperkuat multilateralisme, termasuk menjadikan PBB lebih responsif dan efektif, serta memperkuat WHO di tengah tantangan pandemi.

Harapan kedua terkait dengan pemeliharaan perdamaian dan stabilitas di dunia dan kawasan.

Menlu mengatakan, Indonesia mengharapkan kontribusi positif AS terhadap penyelesaikan isu Palestina-Israel yang berkeadilan sesuai dengan berbagai Resolusi PBB, maupun parameter internasional, termasuk solusi dua negara.

Indonesia juga siap bekerja sama dengan AS untuk mendukung proses perdamaian di Afghanistan, termasuk mendorong peran perempuan dalam proses pembangunan.

"Di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya, Indonesia mengharapkan penting bagi AS untuk meningkatkan kemitraan strategis dengan ASEAN dan memperkuat sentralitas ASEAN. Di kawasan ini, termasuk Laut China Selatan, akan tetap stabil dan damai jika semua negara menghormati hukum internasiona, termasuk UNCLOS 1982," jelas Retno.

Harapan terakhir yang dimiliki Indonesia kepada pemerintahan Biden adalah pembangunan tatanan ekonomi dunia yang kokoh dan berkelanjutan paska pandemi.

Indonesia berharap pemerintahan Biden dapat lebih berkomitmen dalam ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan dalam pemenuhan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Memperkokoh Kemitraan Strategis Indonesia-AS

Selain itu, Retno juga membeberkan harapan Indonesia kepada pemerintahan Biden untuk hubungan kedua negara.

Ia mengatakan, kerja sama ekonomi dan pembangunan berkelanjutan yang saling menguntungkan menjadi salah satu prioritas harapan Indonesia, termasuk Limited Trade Deal dan investasi AS di sektor infrastruktur, konektivitas, dan energi terbarukan.

Kerja sama ketahanan kesehatan juga masuk dalam prioritas lainnya. Retno mengatakan, Indonesia berharap dapat bekerja sama dengan AS untuk mengembangkan kemandirian industri bahan baku obat, farmasi, alat kesehatan, hingga riset dan teknologi.

"Kerja sama pertahanan dan keamanan lintas batas, termasuk dalam menghadapi ancaman terorisme serta pemajuan nilai-nilai bersama dan kerja sama pendidikan juga akan terus dilakukan," demikian Retno.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya