Berita

Pemerintahan Perdana Menteri Giuseppe Conte meraih dukungan di senat/Net

Dunia

Kantongi Dukungan Di Senat, Pemerintahan Conte Di Italia Terselamatkan

RABU, 20 JANUARI 2021 | 16:05 WIB | LAPORAN: RIESKA WULANDARI

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte berhasil mengantongi 156 suara dukungan dalam pemungutan suara secara terbuka di hadapan Senat di Roma, Italia pada Selasa (19/1).

Dia berhasil mendapatkan suara dari dua senator Partai oposisi Forza Italia dan suara dari senator partai Viva Italia yang dikenal berhaluan sosialis, Riccardo Nencini.

Meski begitu, dia tidak berhasil meraih suara dukungan absolut sebanyak 161 suara dimana terdapat 140 berkata "tidak" dan 16 suara abstain dari Partai Viva Italia.


Kendati demikian, suara dukungan yang dia peroleh berhasil menyelamatkan pemerintahan Conte. Diketahui bahwa pemerintah Conte pekan lalu kehilangan suara mayoritas, setelah ketua partai Viva Italia Matteo Renzi mencabut dukungan partainya serta menarik tiga menteri dari partainya.

Hal tersebut sempat membuat pemerintahan Conte goyah. Dia bahkan mengatakan secara terbuka bahwa sulit untuk memerintah dengan mereka yang merusak keseimbangan.

Namun kini dengan suara dukungan yang bertambah di senat, pemerintahan Conte berhasil terselamatkan.

Usai pemungutan suara. tersebut, Conte mengatakan melalui cuitannnya bahwa pemerintahannya kini semakin percaya diri berkat adanya dukungan tersebut.

"Pemerintah juga meraih kepercayaan dari senat. Sekarang tujuannya adalah membuat (golongan) mayoritas ini semakin solid. Italia tidak punya waktu untuk kalah. Segera kembali bekerja untuk mengatasi keadaan darurat kesehatan dan krisis ekonomi. Prioritas pada rencana vaksinasi, rencana pemulihan dan dekrit ristori (dekrit yang berkaitan dengan kompensasi)," tandasnya. 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya