Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Dilaporkan Akan Buat Parpol Baru Dengan Nama Partai Patriot

RABU, 20 JANUARI 2021 | 12:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Donald Trump dilaporkan tengah membahas gagasan untuk membuat partai politik baru.

Mengutip beberapa sumber, Wall Street Journal pada Selasa (19/1) melaporkan Trump telah mengungkap idenya kepada para staf dan sejumlah pejabat yang dekat dengannya pada pekan lalu.

Trump bahkan menyebut partai barunya itu dengan nama Partai Patriot.


Kabar tersebut muncul setelah Trump menyampaikan pidato perpisahannya. Dalam pesannya, ia mengatakan bahwa ia baru memulai sebuah gerakan

Setelah insiden kerusuhan di Capitol Hill pada 6 Januari, Trump semakin terisolasi, bahkan dari partainya sendiri, partai Republik.

Trump dianggap bertanggung jawab dalam kerusuhan di Capitol karena menyerukan pendukungnya untuk berkumpul di Washington, menyerukan klaim kecurangan pemilu.

Para pendukung Trump sendiri kemudian melewati batas, bentrok dengan polisi hingga merangsek masuk ke gedung di mana Kongres tengah melakukan pertemuan untuk mengesahkan kemenangan Biden.

Insiden tersebut sempat menunda sesi gabungan DPR dan Senat, serta menewaskan lima orang.

Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell mengecam Trump yang telah memprovokasi kekerasan.

Sebelumnya, media juga melaporkan terjadi pertengkaran antara Trump dan wakilnya, Mike Pence. Pence dibuat marah oleh Trump yang mendesaknya memblokir sertifikasi pemilu. Pence menolak permintaan Trump yang dibalas dengan cemoohan.

Trump sendiri dikonfirmasi akan meninggalkan Washington DC empat jam sebelum upacara pelantikan Joe Biden atau sekitar pukul 8 pagi waktu setempat. Ia akan berangkat dari Pangkalan Andrews dengan pesawat Air Force One ke Mar-a-Lago, Florida.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya