Berita

Calon Direktur Intelijen Nasional (DNI) Amerika Serikat (AS), Avril Haines/Net

Dunia

Intelijen AS Era Biden Siapkan Langkah Agresif Terhadap Ancaman China

RABU, 20 JANUARI 2021 | 11:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Calon Direktur Intelijen Nasional (DNI) Amerika Serikat (AS), Avril Haines mengatakan akan mengambil sikap agresif terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh China.

Haines mengatakan prioritasnya ketika menjabat nanti adalah memulihkan kepercayaan publik terhadap komunitas intelijen AS yang kerap diremehkan selama kepemimpinan Donald Trump.

Selain itu, mantan wakil direktur CIA itu juga menyebut, akan fokus mengerahkan sumber daya ke China.


"Pendekatan kami ke China harus berkembang dan pada dasarnya memenuhi kenyataan China yang sangat tegas dan agresif yang kita lihat saat ini," ujar Haines pada Selasa (19/1), seperti dikutip Reuters.

“Saya mendukung sikap agresif, dalam arti, untuk menghadapi tantangan yang kita hadapi," sambungnya.

Lebih lanjut, Haines juga menggarisbawahi kegagalan lembaga AS yang mencegah serangan siber dan belum memiliki solusi untuk menangani persoalan tersebut.

Ia menyebut, Presiden terpilih Joe Biden sudah memiliki rencana untuk menghadapi dalang serangan SolarWinds yang sejauh ini mengindikasikan dilakukan oleh Rusia.

"DNI tidak boleh menghindar dari mengatakan kebenaran kepada penguasa - bahkan, terutama, ketika melakukannya mungkin tidak nyaman atau sulit. DNI harus bersikeras bahwa, dalam hal intelijen, tidak ada tempat untuk politik," jelasnya.

Senator Mark Warner, ketua panel intelijen yang akan datang, memuji Haines. Dia mengatakan komite akan menjadwalkan pemungutan suara untuk pengangkatannya sesegera mungkin, dan mendesak Senat penuh untuk mengonfirmasi tanpa penundaan.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya