Berita

Pemeriksaan suhu di El Tesoro, di Medellin, Kolombia Juni 2020/Net.

Dunia

Kolombia Akan Usir WNA Yang Gelar Pesta Di Tengah Pembatasan Covid-19

SELASA, 19 JANUARI 2021 | 16:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pejabat imigrasi Kolombia mengatakan bahwa pihaknya tidak akan segan mengusir  warga negara asing yang tertangkap tangan melakukan pesta di tengah aturan pembatasan virus corona di negara itu.

Pihak imigrasi mengatakan bahwa tindakan itu diberlakukan setelah mereka menindak 65 orang asing yang kedapatan menggelar pesta di ruang bawah tanah sebuah bangunan di Bogota pada Sabtu malam hingga Minggu waktu setempat.

Polisi mengatakan mayoritas warga negara asing itu berasal dari Venezuela.


“Orang asing yang tertangkap di pesta bawah tanah dan melanggar langkah-langkah jarak sosial akan segera diusir,”  kata layanan imigrasi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Selasa (19/1).

Kepala layanan imigrasi untuk wilayah Andes, Henry Corredor, mengatakan pihaknya "tidak akan membiarkan orang asing mempengaruhi keamanan kesehatan."

Sekitar 1,7 juta orang Venezuela saat ini tinggal di Kolombia. Mereka melarikan diri dari keruntuhan ekonomi dan krisis politik di tanah airnya.

Walikota Bogota juga mengumumkan pada hari Senin bahwa ibu kota akan berada di bawah jam malam mulai Selasa depan, dengan karantina umum akhir pekan depan untuk minggu ketiga berturut-turut, sebagai upaya untuk mengatasi lonjakan  infeksi virus corona.

“Kami baru saja menghabiskan dua akhir pekan di karantina umum dan kami akan melakukannya lagi akhir pekan ini,” kata Walikota Claudia Lopez di Facebook.

Tindakan pembatasan akan mencakup pada penutupan toko non-esensial di kota berpenduduk delapan juta itu, mulai Jumat pukul 20.00 hingga Senin pukul 04.00. Di beberapa bagian kota, pembatasan akan tetap berlaku hingga 28 Januari.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya