Berita

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Begini Kata Satgas Covid-19 Soal Airlangga Yang Tak Umumkan Positif Corona

SELASA, 19 JANUARI 2021 | 14:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kabar bahwa Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto pernah positif terinfeksi Covid-19 membuat publik kaget. Sebab pemerintah, baik Istana, Satgas, maupun KPC PEN yang dipimpin Airlangga tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kabar tersebut.

Kabar Menko Airlangga positif Covid-19 baru diketahui saat yang bersangkutan ikut dalam kegiatan donor plasma konvalesen yang digelar PMI.

Ketua umum Partai Golkar tersebut ikut mendonorkan plasma konvalesennya sebagai ungkapan rasa syukur karena mampu bertahan dari serangan Covid-19.


“Ini adalah ungkapan rasa syukur saya, karena termasuk orang-orang yang mampu bertahan dari serangan Covid-19. Dengan mendonorkan plasma konvalesen, saya berharap bisa menolong pasien Covid lainnya untuk segera sembuh,” kata Airlangga kepada wartawan, Selasa (19/1).

Airlangga kini dibandingkan dengan Menhub Budi Karya dan mantan Menag Fachrul Razi yang segera mengumumkan bahwa dirinya terinfeksi corona.

Tidak hanya itu, publik juga meminta pemerintah adil dalam mengatasi kasus ini. Sebab, kasus serupa menimpa Habib Rizieq Shihab yang menyembunyikan status positif corona dan kemudian diperkarakan.

Sementara menanggapi kasus ini, Jurubicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito hanya menjawab normatif. Menurutnya, siapa saja bisa tertular Covid-19 tanpa pandang bulu.

“Jadi mohon dipahami bahwa setiap orang/warga negara bisa selalu berhati-hati dan tertib menjalankan protokol kesehatan 3M," katanya kepada wartawan.

Dia hanya mewanti-wanti bahwa ketidakdisiplinan masyarakat atau orang lain bisa membahayakan diri kita dan orang lain.

“Mari kita selalu menjaga diri, menjaga keluarga, dan menjaga negara," sambungnya.

Kepada para penyintas Covid-19, Wiku mengajak untuk mengikuti jejak Airlangga yang mendonorkan plasmanya. Aksi ini diyakini akan menolong banyak orang.

"Untuk yang pernah tertular dan sembuh serta dalam keadaan sehat, mohon agar berkenan mendonorkan plasma konvalesen untuk para penderita Covid-19 sebagai wujud solidaritas bangsa," tutup dia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya