Berita

Kapal Riset ARA/Net

Nusantara

Kapal Riset Kemenko Marves Rekam Objek Sepanjang 3 Meter, Diduga Puing SJ-182

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 11:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kapal Riset ARA milik Kemenko Kemaritiman dan Investasi melakukan pencarian puing pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ-182 di dasar laut perairan Tanjung Kait, Tangerang, Senin (18/1).

Pada pencarian kali ini, Kapal ARA melakukan pencarian di sektor IV, setelah sebelumnya difokuskan di sektor II. Kali ini pencarian juga diikuti oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Safri Burhanuddin.

"Hari ini proses pencarian kita lanjutkan kembali, dengan mencari di sektor IV. Kita masih fokus dalam mencari dan mengidentifikasi objek di kedalaman. Nantinya objek yang terekam akan di data dan dilaporkan kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas),” kata Deputi Safri saat ditemui di lapangan, (18/1).


Proses pencarian dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB dan langsung mengarah ke lokasi pencarian sekitar 90 menit dari titik sandar kapal di Pelabuhan Nizam Zachman.

Waktu tempuh untuk sampai ke sektor IV memakan waktu satu jam. Sesampainya di titik lokasi pencarian, KR ARA langsung menggunakan High Resolution GPS (HR GPS), Side Scan Sonar, dan Multibeam Echosounder untuk menyisir titik pencarian di sektor IV yang sudah ditentukan. Kedalaman yang disisir sekitar 50 hingga 60 meter.

Bersama tim dari lembaga riset internasional Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) yang juga bekerja sama dengan peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB), pencarian dilakukan selama lima jam yang berfokus untuk mencari objek dari Pesawat Sriwijaya SJ-182.

Pencarian KR ARA membuahkan beberapa hasil dengan menyisir dasar laut menggunakan HR GPS dan Multibeam Echosounder. Ditemukan beberapa indikasi objek yang terlacak dan terekam.

Salah satu yang terekam adalah objek sepanjang 3 meter, di mana objek ini sudah di data untuk dilaporkan kepada Basarnas. Hasil pendataan ini, akan ditindaklanjuti dengan pencarian oleh Basarnas ke setiap lokasi yang sudah dilaporkan oleh KR ARA.

KR ARA menyelesaikan pencariannya pada pukul 11.57 WIB, karena adanya cuaca yang kembali memburuk. Pencarian ini akan dilanjutkan pada hari selanjutnya dengan tetap berkoordinasi bersama Basarnas.

"Besok proses pencarian akan kembali kita lakukan dengan tetap berkoordinasi dengan Basarnas. Apapun indikasi temuan kita akan selalu koordinasikan dengan BASARNAS," tutup Deputi Safri.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya