Berita

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

Wajar LaNyalla Tegur Prabowo, Kedaulatan NKRI Memang Sedang Terancam

MINGGU, 17 JANUARI 2021 | 10:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Teguran yang disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI LaNyalla Mahmud Mattalitti kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dianggap wajar.

"Karena bagaimanapun La Nyalla merupakan ketua lembaga tinggi negara. Dan dia berhak untuk menegur Prabowo," kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/1).

Selain itu, teguran LaNyalla semakin menjadi wajar lantaran masuknya kapal China ke Selat Sunda tanpa izin merupakan ancaman kedaulatan negara yang nyata.


"Untuk mengingatkan bahwa ada ancaman kedaulatan negara. Jadi wajar saja apa yang disampaikan La Nyalla," pungkasnya.

LaNyalla meminta Kementerian Pertahanan yang dipimpin Prabowo Subianto untuk bisa lebi peduli pada pertahanan Indonesia. Dia mengambil contoh kapal China yang diidentifikasi bernama Xiang Yang Hong 03 telah memasuki wilayah NKRI tanpa izin.

Kapal ini kedapatan telah mematikan Automatic Identification System (AIS) ketika memasuki perairan Indonesia dan melintasi perairan Selat Sunda pada Rabu malam (13/1).

“Masuknya kapal survei China ke Perairan Indonesia di Selat Sunda harus menjadi concern Kementerian Pertahanan. Masuknya kapal tersebut tanpa terdeteksi adalah warning bagi pertahanan kita,” kata LaNyalla, Sabtu (16/1).

“Sekali lagi kita mengingatkan kepada Kementerian Pertahanan, karena ini sangat penting untuk diperhatikan, karena menyangkut teritori dan kedaulatan negara,” tegas LaNyalla.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya