Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam satu kesempatan kunjungan kerja/Net

Nusantara

Bertahan Di Tengah Pandemi, Ketua DPD RI Dorong Pembudidaya Ikan Tingkatkan Produksi

JUMAT, 15 JANUARI 2021 | 17:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dalam pandemi Covid-19, budidaya ikan menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan. Bahkan, pendapatan pembudidaya ikan cenderung stabil.

Hal ini membuat Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berharap pembudidaya ikan dapat menggenjot produktivitasnya.

Menurut LaNyalla, sektor budidaya ikan bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk bertahan selama pandemi Covid-19.


"Di saat banyak sektor terhambat Covid-19, budidaya ikan ternyata mampu bertahan. Bahkan, pendapatan pembudidaya ikan secara umum tidak turun, malah ada kenaikan meskipun itu sangat kecil," katanya, Jumat (15/1).

Meski bisa diandalkan, LaNyalla menilai minat terhadap sektor tersebut masih rendah.

"Memang budidaya perikanan cenderung tidak terlalu terganggu dengan kondisi saat ini. Yang disayangkan, sektor ini kurang bergairah. Padahal potensinya sangat besar. Karena, sektor perikanan merupakan kebutuhan pangan yang pokok," katanya.

Untuk itu, LaNyalla berharap sektor perikanan dapat digenjot pertumbuhannya.

"Karena kebutuhan masyarakat terhadap pangan dan makanan bergizi sangat tinggi. Hal ini juga berkaitan dengan pembentukan imun agar tetap kuat dan sehat. Sehingga masyarakat bisa menghadapi pandemi," katanya.

Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur ini mengaku sering mendapati kekosongan ikan di pasar atau penjual. Menurutnya, kondisi ini harus ditangkap sebagai peluang yang besar.

"Untuk itu, kita mendorong para pembudidaya ikan agar meningkatkan produksinya. Dan kita juga meminta dinas terkait membantu pengadaan bibit yang baik serta menjaga stabilitas harga pakan di pasaran," katanya.

LaNyalla juga mengajak para senator untuk turut mengawasi dan mendorong peternak atau pembudidaya ikan yang ada di daerah pemilihannya masing-masing.

"Senator harus membantu pembudidaya ikan agar produksi bisa terus berlangsung. Sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi. Dan di satu sisi kebutuhan para pembudidaya ikan juga tercukupi," katanya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya