Berita

Partai Gelora/Net

Politik

Tidak Berkomentar Soal Pemilu 2024, Partai Gelora Sedang Fokus Target 2022

JUMAT, 15 JANUARI 2021 | 03:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Gelombang Rakyat (Gelora) belum mau berbicara banyak perihal pemilihan umum 2024 mendatang. Sebagai anak baru di dunia politik, Partai Gelora tengah fokus pada pemenangan di Pilkada 2022.

Begitu disampaikan politisi Partai Gelora, Rico Marbun dalam acara diskusi virtual Biotik yang diselenggarakan oleh Party Watch Institute bertema "Kesiapan Partai Politik Menuju 2024", Kamis malam (14/1).

Rico mengatakan jika berbicara perihal Partai Gelora yang porsinya berbeda dengan partai lain, terutama keterlibatan dalam pilkada 2020, sangatlah jauh lantaran Partai Gelora merupakan partai baru.


“Pertama bicara Gelora ini secara usia masih baru, walaupun sebagian isinya dari pendiri dan fungsionarisnya dari politisi yang sudah terkenal sepak terjangnya di Indonesia,” katanya.

Sebelum membahas pilkada, lanjut Rico, sebagai partai politik baru Gelora lebih fokus mengatur strategi untuk pemenangan Pilkada di 2022.

“Sebenarnya target partai Gelora itu ada di 2022, artinya partai Gelora lolos untuk dan diperkenankan mengikuti pemilu di 2024 yang sedang kami kejar itu dulu,” katanya.

Rico mengatakan Partai Gelora sempat ditawarkan untuk dapat mengakuisisi parpol yang tidak lolos verifikasi. Partai yang tidak lolos tersebut telah memiliki kader banyak hingga Gelora tak perlu pusing dengan kaderisasi.

Namun, langkah tersebut tidak diambil. Lantaran Gelora ingin membangun sebuah partai sejak awal.

“Kami memilih jalan yan mendaki itu artinya kita menolak tawaraan itu kira menyiapkan mesin dari bawah. Persyaratan tingkat bawah 75 kabupaten 50 persen DPC itu berhasil kita apenuhi. Lebih baik kita bersusah-susah dahulu bersenang-senang kemudian,” tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya