Berita

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi Golkar Emmanuel Melkiades Laka Lena/Net

Politik

Sikap Ribka Tjiptaning Disebut Karena PDIP Cemburu Pada Golkar, Melki: Saya Kira Tidak

JUMAT, 15 JANUARI 2021 | 00:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan keras anggota Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning disebut merupakan bagian dari kecemburuan PDI Perjuangan pada Partai Golkar yang kian mesra bersama Presiden Joko Widodo.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi Golkar Emmanuel Melkiades Laka Lena menampik isu miring itu.

Menurutnya, Ribka kerap keras dengan hal kesehatan dan bukan hanya sekali melakukan kritik pedas kepada pemerintah.


“Saya kira enggaklah ya, saya kenal baik Mbak Ribka Tjiptaning, beliau adalah senior kami di Komisi IX,” ucap Melki dalam acara diskusi virtual Tanya Jawab Cak Ulung, bertemakan "Pro dan Kontra Vaksin Covid-19", Kamis (14/1).

Melki mengatakan pernyataan Ribka tersebut sering disampaikan di Komisi IX dan kerap meminta seluruh anggota untuk tidak main-main dengan masalah kesehatan.

“Saya kira, Mbak Ribka bukan kali ini ya kalau tadi saya bilang kepada teman-teman itu bahwa semenjak Komisi IX periode ini berjalan hal-hal seperti kemarin itu sudah sering diingatkan (Mbak Ribka) kepada kami semua di Komisi IX agar tidak main-main dengan politik kesehatan dan juga bisnis rakyat di berbagai persoalan kesehatan apalagi di masa pandemi saat ini,” katanya.

“Dan itu bukan hari ini, tapi sudah berkali-kali, rapat kerja dengan berbagai pihak ya maupun rapat internal kami di Komisi IX,” imbuhnya.

Melki menambahkan Ribka telah mengendus adanya upaya bisnis di tengah musibah pandemi Covid-19 ini. Sehingga tak bosan dia menyampaikan untuk tidak main-main dengan wabah Corona bukan karena cenburu dengan Golkar.

“Yang disampaikan Mbak Ribka itu sering disampaikan sebagai catatan kepada kami semua bahwa di tengah pandemi itu ada potensi juga bisnis kesehatan yang akan masuk. Itu sudah dikatakan Mbak Ribka berkali-kali,” tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya