Berita

Difable netra bernama Baihaqi mengajukan gugatan ke PTUN karena diduga didiskriminasi saat penerimaan CPNS/RMOLJateng

Nusantara

Diduga Didiskriminasi Saat Daftar CPNS, Seorang Difabel Gugat Ke PTUN

RABU, 13 JANUARI 2021 | 18:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Seorang difable netra yang diduga menjadi korban diskriminasi saat penerimaan CPNS oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Baihaqi melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang.

Kuasa hukum Baihaqi dari LBH Semarang, Naufal Sebastian mengatakan, saat ini gugatan sudah sampai pada agenda keterangan ahli.

"Tadi sidangnya adalah mendengarkan keterangan ahli. Kami mengundang beberapa ahli, namun karena sedang dalam pemberlakuan PKM, maka sebagian hanya diminta pendapat secara tertulis oleh hakim," kata Naufal diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (13/1).


Dia menjelaskan, Baihaqi merupakan salah satu pendaftar CPNS di Provinsi Jawa Tengah. Ia kemudian didiskualifikasi lantaran kondisinya.

Alih-alih melakukan verifikasi langsung, BKD Provinsi Jawa Tengah justru hanya melakukan video call singkat kepada Baihaqi. Undangan verifikasi berkas juga diterima Baihaqi pada saat dirinya selesai melakoni tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

"Namun, pada saat menghadiri verifikasi, Baihaqi bahkan tidak diminta menunjukan berkas-berkas yang telah disiapkan. Baihaqi justru menelan pil pahit dengan kabar bahwa dirinya harus didiskualifikasi karena seorang penyandang disabilitas netra," tandasnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya