Berita

Delegasi AS ketika berada di Dakhla/Net

Dunia

Amerika Serikat Dukung Rencana Otonomi Khusus Sahara Maroko

RABU, 13 JANUARI 2021 | 08:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dukungan yang tidak tergoyahkan dari Amerika Serikat (AS) untuk kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara Maroko ditunjukkan dengan kunjungan delegasi tingkat tinggi mereka ke Dakhla.

Dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri untuk Urusan Timur Tengah, delegasi AS berada di Dakhla untuk ikut dalam proses pembukaan Konsulat Jenderal AS di Dakhla pada Minggu (10/1).

"Dengan berada di sini hari ini, kami telah mengambil langkah penting lainnya dalam mengamankan kemitraan antara kedua negara," ujar Duta Besar AS untuk Maroko, David Fischer dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Rabu (13/1).


Di hadapan sejumlah pejabat Maroko, termasuk Menteri Luar Negeri Nasser Bourita, Fischer menyatakan kembali komitmen AS untuk mengakui kedaulatan penuh Kerajaan Maroko atas seluruh wilayah Sahara Maroko.

Pada bulan lalu, Presiden AS Donald Trump telah menandatangani proklamasi pengakuan tersebut dan mendukung rencana otonomi Maroko sebagai sebuah solusi yang paling ideal.

"Sahara adalah orang Maroko, dan Maroko memiliki satu-satunya solusi yang adil dan langgeng untuk menyelesaikan nasib wilayah itu," terang dia.

Lebih lanjut, Fischer juga menuturkan, pemerintah AS sudah mengambil langkah membentuk perwakilan diplomatik di Dakhla, melalui pembukaan konsulat secara virtual sebagai langkah pertama.

"Proses pembukaan konsulat baru bukanlah proses yang kami anggap enteng," katanya.

Fischer mencatat, Dakhla memiliki potensi yang jelas untuk masa depan yang lebih baik. Untuk itu, AS akan membuat konsulat baru yang megah, serupa dengan yang dibuat di Casablanca.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya