Berita

Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP, Ribka Tjiptaning menolak disuntik vaksin/Repro

Politik

Roy Suryo: Bagaimana Pak Jokowi, Kok Ada Anggota Fraksi PDIP Tolak Vaksin?

RABU, 13 JANUARI 2021 | 03:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penolakan suntik vaksin Covid-19 dari Sinovac disampaikan anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP, Ribka Tjiptaning menyita perhatian publik.

Tak terkecuali politisi Partai Demokrat, Roy Suryo. Dia heran kenapa ada orang yang satu partai dengan Presiden Joko Widodo malah menolak vaksin.

"Bagaimana ini Pak Jokowi, kami alumni asli UGM Yogyakarta sudah kompak siap divaksin, kok malahan ada anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan menolak divaksin," cuit Roy Suryo di akun Twitternya, Selasa (12/1).

Bahkan, kata Roy, penolakan dari Ribka juga membawa kesan menakut-nakuti masyarakat dengan mepertanyakan uji klinis tahap tiga vaksin yang dilakukan Bio Farma.

"(Ribka) bahkan 'menakut-nakuti' masyarakat dengan bahaya-bahaya vaksin-vaksin sebelumnya dan fakta belum uji vaksin ke-3 Bio Farma. Ambyar," tandasnya.

Sebelumnya, Ribka beralasan, sikap tegasnya menolak divaksin karena mendengar pernyataan PT Bio Farma yang menyebut belum melakukan uji klinis tahap ketiga.

"Orang Bio Farma juga masih bilang belum uji klinis ketiga dan lain-lain," tuturnya.

 Selain itu, ia mengaku memiliki pengalaman pahit dalam melihat sejumlah vaksin yang pernah masuk ke Indonesia. Hadirnya sejumlah vaksin tersebut, bagi Ribka justru memperburuk keadaan.

"Vaksin untuk anti polio malah lumpuh layu di Sukabumi, terus anti kaki gajah di Majalaya (mengakibatkan) mati 12 (orang). Karena di India ditolak, di Afrika ditolak, masuk di Indonesia dengan (anggaran) Rp 1,3 triliun waktu saya Ketua Komisi (IX). Saya ingat betul itu, jangan main-main dengan vaksin ini," demikian Ribka.

Populer

Aktivis Myanmar: Kami Menentang Dan Mengutuk Indonesia Atas Rencana Mengirimkan Utusan Ke Burma

Rabu, 24 Februari 2021 | 08:14

Guru Besar Atomi University Jepang: Indonesia Salah Satu Benteng Demokrasi Di Asia Tenggara, Sayangnya Mundur

Senin, 22 Februari 2021 | 20:17

Sudah Di Meja Jokowi, Jaksa Agung ST Burhanuddin Dikabarkan Salah Satu Yang Bakal Dicopot

Sabtu, 20 Februari 2021 | 09:42

Jokowi Tidak Perlu Dihukum Dan Habib Rizieq Bisa Diangkat Jadi Duta Prokes

Jumat, 26 Februari 2021 | 10:38

Kemang Banjir, JK: Gubernur Yang Kasih Izin Mall Harus Tanggung Jawab

Jumat, 26 Februari 2021 | 15:39

Pindah Ibu Kota Tidak Sesuai Dengan Omongan Jokowi ‘Atasi Banjir Lebih Mudah Jika Jadi Presiden’

Senin, 22 Februari 2021 | 08:54

Jokowi Dikerubung Warga, Iwan Sumule: Rakyat Dihukum, Rakyat Diminta Maklum

Selasa, 23 Februari 2021 | 22:53

UPDATE

Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras, Prof Abdul Mu'ti: Pemerintah Harus Lebih Sensitif Masalah Akhlak

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:57

Rembuk Nasional Perunggasan Nasional VIII Canangkan Gerakan Makan Ayam Dan Telur

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:39

Tidak Ada Studi Menyatakan Investasi Miras Sejahterakan Rakyat, Justru Bebani Ekonomi Hingga 5,44 Persen PDB

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:38

Wagub Jakarta Minta Masyarakat Tenang Tanggapi Kabar Varian Baru Covid-19

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:32

Pandemi Belum Berakhir, Tokoh Papua Ingatkan Pentingnya Menjaga Keutuhan NKRI

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:27

Pakar Hukum: Kerumunan Di Maumere Spontan, Tak Ada Unsur Pidana

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:27

Mahasiswa Untirta Meninggal Usai Diklat Mapala, Begini Penjelasan Kampus

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:11

Yusril Ihza Mahendra: Jokowi Harus Terbitkan Perpres Baru Pengganti 10/2021

Selasa, 02 Maret 2021 | 21:48

Yakin Tanpa Ada Perpecahan, ARB Dukung Mubes Kosgoro 1957 Di Cirebon

Selasa, 02 Maret 2021 | 21:43

Secara Jumlah Mirip Satu Tahun Lalu, Tapi Yang Ditemukan Hari Ini Kasus Varian Baru Covid-19 Dari Inggris

Selasa, 02 Maret 2021 | 21:28

Selengkapnya