Berita

Walikota Salatiga Yuliyanto (kanan)/Net

Nusantara

Walikota Salatiga Ketatkan Pengawasan Selama PPKM Jawa-Bali

RABU, 13 JANUARI 2021 | 01:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Walikota Salatiga Yuliyanto telah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait 'aturan main' bagi masyarakat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

"Isi SE selama PPKM kali ini tidak berbeda dengan surat edaran sebelumnya, namun pengawasannya lebih ketat, lebih ditingkatkan," ujar Yuliyanto dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (12/1).

SE yang dikeluarkan mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Jawa Tengah. Di mana, PPKM lahir dari pengalaman setelah libur panjang pada Bulan Oktober 2020 lalu, yang menyebabkan ledakan sangat luar biasa.


Pemerintah dalam hal ini melalui Menteri Dalam Negeri melakukan upaya agar ledakan tersebut tidak terulang.

Terkait penindakan bagi yang melanggar setelah upaya pengawasan ketat oleh tim gabungan TNI-Polri serta Satpol-PP, akan dilakukan secara massif.

"Pengawasan tim gabungan dengan menggelar Ooperasi yustisi saya minta dilakukan secara massif," kata Yuliyanto.

Ia menjelaskan, operasi yustisi oleh Satpol PP dibagi menjadi 4 regu di 4 wilayah kecamatan di Kota Salatiga. Bersama Polsek dan Koramil setempat, termasuk petugas dari Dinas Perhubungan.

Operasi yustisi dimaksudkan untuk mengawasi aktivitas masyarakat di Kota Salatiga, khususnya dalam melakukan kegiatan ekonomi agar lebih ketat menerapkan protokol kesehatan.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya