Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Nusantara

12 Wilayah Di Jateng Tak Masuk PPKM, Ganjar Pranowo: Bukan Berarti Longgar, Tetap Waspada

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 12:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ada 12 wilayah di Jawa Tengah yang tidak masuk sebagai lokasi penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali.

Namun demikian, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, tetap mengingatkan daerah yang tidak menjalankan PPKM untuk selalu menjaga kewaspadaan.

Dia menegaskan, 12 wilayah yang tidak masuk surat edaran gubernur, harus tetap berasumsi bahwa PPKM dilakukan se-Jawa Tengah.


"Saya sudah komunikasi dengan mereka untuk mereka ikuti, bukan berarti longgar lho ya. Kita harus berasumsi seluruh Jateng itu PPKM, asumsi kita dibangun di situ, maka tidak boleh longgar-longgar, apakah kemudian lagi musim kawinan ya dikontrol betul,” kata Ganjar, Selasa (12/1).

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJateng, Ganjar justru lebih memperhatikan sektor industri, perdagangan, dan pasar tradisional. Sebab, dalam aturan PPKM Jawa-Bali, industri tak masuk dalam sektor yang dibatasi.

Dia meminta seluruh pihak menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sementara untuk pasar tradisional, Ganjar meminta kepada bupati dan walikota untuk menerapkan sistem pasar yang pernah dilakukan Kota Salatiga.

"Saya minta betul ini bantuan dari bupati, walikota. Kan dulu pernah ada contoh umpama pasarnya itu dikeluarkan di jalan, terus kemudian dikasih tanda atau tempat seperti yang di Salatiga kemudian di Kebumen juga mengikuti. Itu saja dilakukan lagi, kalau itu bisa dilakukan lagi menurut saya akan bisa membantu,” tandas Ganjar.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya