Berita

Plt Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Chad Wolf/Net

Dunia

Ikut Kecewa Dengan Trump, Plt Menteri Keamanan Dalam Negeri Mundur Jelang Pelantikan

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 08:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang pejabat tinggi di pemerintahan Presiden Donald Trump kembali mengundurkan diri setelah kerusuhan di Capitol Hill pada Rabu (6/1).

Plt Menteri Keamanan Dalam Negeri Chad Wolf menyatakan pengunduran dirinya hanya beberapa hari setelah ia mengkritik Trump atas insiden Capitol Hill.

Pada awalnya Wolf mengatakan berniat untuk tetap menjabat hingga pelantikan Presiden terpilih Joe Biden, terlebih Departemen Keamanan Dalam Negeri bertanggung jawab atas keamanan Hari Pelantikan pada 20 Januari.


Tetapi ia terpaksa untuk mempercepat pengunduran dirinya menjadi Senin tengah malam (11/1) karena kerusuhan di Capitol Hill.

Hal itu disampaikan Wolf dalam surat yang ia kirim ke Departemen Keamanan Dalam Negeri, seperti dikutip AP.

"Meskipun saya secara konsisten mengutuk kekerasan politik di kedua sisi, khususnya kekerasan yang diarahkan pada penegakan hukum, kami sekarang melihat beberapa pendukung presiden menggunakan kekerasan sebagai alat untuk mencapai tujuan politik," ujarnya.

"Saya pergi setelah mengetahui bahwa departemen telah memposisikan dirinya untuk transisi yang tertib dan lancar ke tim Departemen Keamanan Dalam Negeri Presiden terpilih Biden," lanjutnya.

“Sambut mereka, didik mereka, dan belajarlah dari mereka. Mereka adalah pemimpin Anda selama empat tahun ke depan," imbuhnya.

Wolf menjabat sebagai Menteri Keamanna Dalam Negeri sejak November 2019, setelah Kevin McAleenan yang menggantikan Kirstjen Nielsen mundur. Ia tidak pernah mendapat konfirmasi Senat.

Pengunduran diri Wolf mengikuti sejumlah pejabat Kabinet lainnya yang marah karena Trump memiliki pengaruh untuk mencorong massa ke Capitol Hill.

Administrator Badan Manajemen Darurat Federal Peter Gaynor telah dipilih untuk menggantikan Wolf hingga pemerintahan Biden mengambil alih.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya