Berita

Buron KPK, Harun Masiku/Net

Politik

KPK Tidak Boleh Nyatakan Harun Masiku Meninggal Tanpa Melihat Jasadnya

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 07:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terus akan memburu buronan, Harun Masiku mendapat apresiasi. Terlebih dalam kasus ini, KPK tidak terpengaruh dengan isu beredar yang menyebut kader PDIP itu telah meninggal dunia.

“Sudah seharusnya KPK terus memburu Harun Masiku,” ujar Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi lewat akun Twitter pribadinya, Selasa (12/1).

Adhie meminta KPK mengamini begitu saja isu Harun Masiku meninggal dunia sebagaimana dihembuskan oleh Boyamin Saiman dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).


Setidaknya, sambung Adhie, KPK harus benar-benar melihat jasad Harus Masiku, jika ingin menyatakan bahwa yang bersangkutan sudah meninggal

“Tak boleh mendahului nyatakan sudah mati tanpa lihat bukti,” tegasnya.

Adhie lantas membandingkan dengan penumpang korban pesawat jatuh yang nyata-nyata sudah meninggal dunia tapi tetap harus diautopsi

“(Mereka) tinggal serpihan (tapi) tetap harus diotopsi untuk memastikan identitasnya,” demikian Adhie Massardi.

Harun Masiku sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang juga menjerat Wahyu Setiawan selaku Komisioner KPU, dan dua kader PDIP, Agustiani Tio Fridelina dan Saeful Bahri pada 9 Januari 2020.

Artinya, sudah satu tahun Harun Masiku belum ditangkap oleh KPK. Harun Masiku sendiri merupakan tersangka dan juga saksi kunci terkait sumber uang suap yang digunakan untuk menyuap Wahyu Setiawan, mantan Komisioner KPU RI.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya