Berita

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu/Net

Dunia

AS Cabut Pembatasan Interaksi, Taiwan Makin Punya Peluang Di Panggung Internasional

SENIN, 11 JANUARI 2021 | 13:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan sangat menyambut keputusan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo untuk mencabut pembatasan kontak pejabat kedua belah pihak.

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengatakan, keputusan Pompeo tersebut telah meningkatkan hubungan Taiwan dan AS menjadi kemitraan global.

"Ini adalah hal besar untuk peningkatan hubungan Taiwan-AS," kata Wu sembari menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah Amerika.


"Hubungan Taiwan-AS telah ditingkatkan menjadi kemitraan global. Kementerian Luar Negeri tidak akan lengah dan berharap untuk terus meningkatkan perkembangan hubungan Taiwan-AS," tambahnya, seperti dikutip Reuters.

Pada Sabtu (9/1), Pompeo mengumumkan telah mencabut pembatasan internal yangn dibuat oleh Departemen Luar Negeri AS selama beberapa dekade terakhir ketika berinteraksi dengan pihak Taiwan.

"Pemerintah Amerika Serikat mengambil tindakan itu secara sepihak, dalam upaya untuk menenangkan rezim komunis di Beijing. Hari ini saya mengumumkan bahwa saya mencabut semua pembatasan yang diberlakukan itu," ujar Pompeo.

Keputusan itu diumumkan hanya beberapa hari sebelum Duta Besar AS untuk PBB Kelly Craft mengunjungi Taiwan pada Rabu (13/1).

Wu mengatakan, ia dan Presiden Tsai Ing-wen akan bertemu dengan Craft pada Kamis (14/1). Topik dari kunjungan ini adalah untuk membahas bagaimana mempromosikan partisipasi internasional Taiwan.

Kunjungan Craft sendiri sangat simbolis karena Taiwan bukan anggota PBB atau badan-badan global lainnya. Itu karena China menyatakan bahwa Taiwan adalah bagian dari wilayahnya dan Beijing mengatakan hanya mereka yang berhak berbicara untuk Taiwan di panggung internasional.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya