Berita

Jepang temukan varian baru virus corona dari Brasil/Net

Dunia

Jepang Temukan Varian Baru Virus Corona Dari Brasil, Ada 12 Mutasi

SENIN, 11 JANUARI 2021 | 08:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang menemukan mutasi baru virus corona. Varian baru itu terdeteksi dari empat pelancong dari negara bagian Amazon, Brasil.

Kementerian Kesehatan Jepang pada Minggu (10/1) melaporkan, empat pelancong itu tiba di Bandara Haneda, Tokyo pada 2 Januari.

Mereka adalah seorang pria berusia 40-an yang mengalami masalah pernapasan, wanita berusia 30-an yang mengalami sakit kepala dan tenggorokan, remaja pria yang mengalami demam, dan remaja wanita yang tidak menunjukkan gejala.


Dimuat Reuters, keempatnya saat ini telah dikarantina di bandara Tokyo.

Seorang pejabat kementerian mengatakan, saat ini tengah dilakukan penelitian untuk mengetahui kemanjuran vaksin terhadap varian baru itu, karena berbeda dengan yang ditemukan di Inggris maupun Afrika Selatan.

"Saat ini, tidak ada bukti yang menunjukkan varian baru yang ditemukan pada mereka yang berasal dari Brasil memiliki tingkat penularan yang tinggi," kata kepala Institut Penyakit Menular Nasional, Takaji Wakita.

Kendati begitu, ia mengatakan, potensi penularan lebih tinggi memang ada karena varian baru tersebut memiliki 12 mutasi, dan salah satunya telah diidentifikasi dalam varian yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

"Ini menyiratkan potensi penularan virus yang lebih tinggi," katanya.

Saat ini, Jepang sendiri tengah meningkatkan kewaspadaannya terhadap peningkatan kasus Covid-19. Tokyo dan tiga prefektur sekitar sudah memberlakukan keadaan darurat sejak pekan lalu.

Totalnya, Jepang sudah mengonfirmasi lebih dari 289 ribu kasus Covid-19 dengan 4.061 kematian.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya