Berita

China/Net

Dunia

Rilis Buku Putih Pembangunan Internasional, China Junjung Tinggi Kepentingan Bersama

MINGGU, 10 JANUARI 2021 | 15:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China telah merilis buku putih bertajuk "Kerjasama Pembangunan Internasional China di Era Baru" yang dirilis oleh Kantor Informasi Dewan Negara pada Minggu (10/1).

Buku itu memiliki delapan bab, termasuk pengantar dan penutup. Di dalamnya dijelaskan pandangan China tentang rencana kerja sama pembangunan internasional yang akan dilakukan oleh Beijing.

Awalnya disebutkan bahwa China terus meningkatkan skala kerja sama pembangunan internasionalnya, memberikan prioritas tinggi kepada negara-negara kurang berkembang di Asia dan Afrika serta negara-negara berkembang yang berpartisipasi dalam Belt and Road Initiative (BRI).


"Sejak BRI digagas, China telah melakukan kerja sama pembangunan dan berkontribusi pada kebijakan, infrastruktur, perdagangan, keuangan, dan konektivitas antar-orang berdasarkan kebutuhan masing-masing negara," isi buku putih itu.

Sebagai kontributor aktif untuk pelaksanaan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 PBB, China telah membantu negara-negara berkembang lainnya untuk mengurangi kemiskinan, meningkatkan kemajuan pertanian, mendukung akses yang setara ke pendidikan, meningkatkan infrastruktur, dan mempercepat industrialisasi, katanya.

China selalu memberikan bantuan dengan kemampuan terbaiknya kepada negara-negara yang membutuhkan, dan menyumbangkan kekuatannya untuk mengatasi tantangan global utama dan meningkatkan sistem tata kelola global.

China juga telah meningkatkan bantuan yang ditargetkan ke negara-negara berkembang melalui pengembangan sumber daya manusia dan kerja sama teknis untuk berbagi pengalaman dan pendekatannya.

Beijing pun sudah mengadakan dialog dan pertukaran dengan lembaga internasional dan donor bilateral untuk mengeksplorasi dan melakukan kerjasama tripartit dengan sikap terbuka dan pragmatis.

Melihat ke masa depan, buku putih tersebut menjelaskan China akan terus menjunjung tinggi visi komunitas global dengan masa depan bersama, dan mengikuti prinsip mengejar kebaikan yang lebih besar serta kepentingan bersama untuk melakukan segalanya sesuai kemampuannya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya