Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Akun Twitter-nya Diblokir Permanen, Trump Galau Sampai Ingin Bangun Platform Media Sosial Sendiri

MINGGU, 10 JANUARI 2021 | 08:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keputusan Twitter untuk memblokir permanen akun @realDonaldTrump membuat sang empunya kebingungan mencari jalan lain untuk berkomunikasi.

Sebelum dan setelah menjadi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menggunakan Twitter sebagai sarana komunikasi utamanya.

Sayangnya, akun yang sudah memiliki lebih dari 88 juta pengikut itu diblokir oleh Twitter pada Jumat malam (8/1) dengan alasan kekhawatiran adanya risiko hasutan untuk tindak kekerasan.


Pemblokiran sendiri dilakukan setelah kerusuhan yang terjadi di Capitol Hill pada Rabu (6/1) oleh massa pendukung Trump.

Menurut seorang pejabat senior pemerintah, Trump tampak kesal dengan keputusan Twitter yang menghapus akunnya.

"Sekarang (Trump) berusaha keras mencari tahu sarana apa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan pendukungnya," ujar pejabat itu kepada Politico.

Sementara itu, berdasarkan pernyataan Gedung Putih, Trump tengah "bernegosiasi" dengan berbagai situs lain sembari mempertimbangkan untuk membangun platform media sosial sendiri dalam waktu dekat. Tetapi para penasihat Trump tidak setuju dengan gagasan membangun platform sendiri.

Sebelumnya, mantan manajer kampanye Trump dilaporkan mengadakan pertemuan dengan presiden dan Jared Kushner untuk membahas peralihan dari Twitter ke Parler.

Lebih lanjut, Trump saat ini juga khawatir dengan serangan para pengunjuk rasa anti-Trump. Ia bahkan dilaporkan ingin membawa masuk pasukan Garda Nasional.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya