Berita

Perdana Menteri Ceko Andrej Babis mengunjungi Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih pada Maret 2019/Net

Dunia

Kutuk Kekacauan Di Capitol Hill, PM Ceko Ubah Foto Profil Medsosnya Yang Selama Ini Terinspirasi Dari Gaya MAGA Trump

SABTU, 09 JANUARI 2021 | 07:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana menteri Ceko Andrej Babis telah mengubah foto profil media sosialnya. Tampilan terbaru foto profilnya menjadi gambar dirinya mengenakan masker wajah dengan bendera Ceko.

Foto profil itu sebelumnya menampilkan foto dirinya mengenakan topi baseball merah bergaya MAGA (Make America Great Again) dengan tulisan 'Silné Cesko' (Republik Ceko yang Kuat). Mengingatkan gaya topi merahnya Donald Trump.

Perubahan foto profil itu hanya beberapa saat setelah peristiwa kerusuhan Capitol Hill.


Babis adalah salah satu pendukung kuat Trump. Pada kunjungan ke Gedung Putih, Maret 2019 lalu, Babiš menyatakan dukungannya kepada Presiden Trump dan menyatakan bahwa dia memiliki rencana serupa 'untuk membuat Republik Ceko hebat kembali'.

Namun, dukungan terhadap Trump telah berubah. Setelah serangan di gedung Capitol, Babis yang kecewa akhirnya bergabung dengan para pemimpin Eropa lainnya dalam mengungkapkan keterkejutan dan mengutuk aksi pendukung Donald Trump.

"Apa yang terjadi di AS adalah serangan yang tidak dapat diterima dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap demokrasi," tulis Babiš di Twitter.

"Saya selalu mengutuk kekerasan dan kekacauan seperti ini, peralihan kekuasaan harus lancar dan damai," tekannya.

Seorang juru bicara Babiš mengatakan bahwa topi merah di halaman media sosialnya telah terinspirasi oleh Donald Trump dan telah menjadi simbol partai ANO-nya dalam pemilihan Parlemen Eropa 2019, seperti dikutip dari Reuters.

Babis mengatakan, setelah serangan di Capitol yang mengejutkan itu sudah waktunya ia mengganti wajah foto profil media sosialnya untuk menyatakan pendiriannya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya