Berita

Tokoh nasional DR. Rizal Ramli dan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/Net

Politik

Puji Tulisan SBY Soal Peluang Sukses Indonesia, Rizal Ramli: Apakah Jokowi Mampu Melihat Peluang?

JUMAT, 08 JANUARI 2021 | 13:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pikiran terbaru dari Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dituang dalam tulisan berjudul “Indonesia 2021, Peluang Untuk Sukses Ada, Jangan Kita Sia-siakan” mendapat pujian dari tokoh nasional DR. Rizal Ramli.

Dalam tulisan ini, SBY menyinggung mengenai masalah pandemi, vaksinasi, utang, janji pemerintah yang harus dipenuhi hingga upaya pencegahan agar masyarakat Indonesia tidak terbelah secara permanen. SBY juga menyoroti adanya peluang  bagi Indonesia untuk maju jika berhasil melewati krisis dengan baik

“Articulate, a classic SBY's grace and the arguments come across crisp & clear (Mengartikulasikan, keanggunan SBY yang klasik dan argumen-argumennya yang muncul dengan tajam dan jelas),” puji Rizal Ramli atas tulisan mantan ketua umum Partai Demokrat itu lewat akun Twitter pribadinya, Jumat (8/1).


Terlepas dari pujian itu, Rizal Ramli juga menggarisbawahi apakah tulisan SBY ini bisa dipahami oleh Presiden Joko Widodo. Dalam artian, Jokowi mampu melihat peluang yang dimaksud SBY dan melewati tantangan-tantangan yang ada dengan baik.

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini sendiri merasa Jokowi gagal melihat peluang di tengah pandemi. Hal itu lantaran banyak orang yang berkepentingan lain di lingkaran Jokowi.

Rizal Ramli menegaskan bahwa Indonesia butuh perubahan yang radikal untuk bisa menjadi pemimpin di kawasan usai pandemi berakhir.

“Key question: is Jokowi capable of looking at the opportunities and meet the challenge? Unfortunately not, too vested-interests. RI need change to the take lead in Asia. (Pernyataan kunci: Apakah Jokowi mampu melihat peluang dan memenuhi tantangan? Sayangnya tidak, terlalu banyak yang berkepentingan. RI butuh perubahan untuk memimpin di Asia),” demikian Rizal Ramli.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya