Berita

Menteri Luar Negeri China Wang Yi/Net

Dunia

Dapat Keringanan Utang, Kongo: China Adalah Teman Sejati

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 13:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China memberikan keringanan utang kepada Republik Demokratik Kongo di tengah kesuliltan yang dialami negara Afrika Tengah itu akibat pandemi Covid-19.

Kementerian Luar Negeri Kongo pada Rabu (6/1) mengumumkan, pihaknya tidak perlu membayar kembali pinjaman bebas bunga yang jatuh tempo pada akhir 2020 ke China.

Tetapi kementerian tidak mengungkap berapa jumlah utang yang dilepaskan oleh China untuk Kongo.


Dimuat Al Jazeera, pembebasan utang itu diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Kongo Ntumba Nzenza dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Kinshasa. Wang juga menyatakan komitmen China untuk mendukung proyek-proyek pembangunan di Kongo.

"Sebagai teman Kongo yang paling dapat diandalkan, China ingin terus memberikan kontribusi bagi pembangunan Kongo," kata Wang.

"Dalam masa-masa sulit, kami mengenali teman sejati dan China adalah salah satu teman Kongo," timpal Nzenza.

Menurut data yang dikumpulkan oleh China Africa Research Initiative dari Johns Hopkins University, entitas China telah memberikan 53 pinjaman ke Kongo antara tahun 2000 dan 2018, dengan total 2,4 miliar dolar AS. Sebagian besar pinjaman difokuskan pada sektor listrik, transportasi dan pertambangan.

China sendiri telah memperpanjang keringanan utang senilai lebih dari 2 miliar dolar AS kepada negara-negara berkembang di bawah kerangka G20 karena krisis pandemi Covid-19.

Sementara itu, selain mengunjungi Kongo, Wang juga sudah dan akan melakukan tur ke beberapa negara Afrika lainnya, yaitu Nigeria, Botswana, Tanzania, dan Seychelles.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya