Berita

Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief: Tugas Mensos Itu Tinggal Mengalirkan Bantuan

SELASA, 05 JANUARI 2021 | 11:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemilihan Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial dirasa kurang ideal oleh Partai Demokrat. Sekalipun Risma telah menggelar aksi tengok kolong jembatan dan menemui tunawisma di DKI Jakarta.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat Andi Arief menjelaskan bahwa tugas seorang Menteri Sosial seharusnya sederhana, yakni sebatas mengalirkan anggaran.

“Mensos itu tinggal mengalirkan bantuan yang besarannya ada di APBN, yang bekerja mendistribusikannya perbankan, kantor pos, jaringan birokrasi terendah,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Selasa (5/1).


Andi menilai Mensos seharusnya dipegang oleh Budi Gunadi Sadikin yang berlatar belakang sebagai perbankan. Sehingga bisa mendistribusikan anggaran dengan baik.

“Kalau Mensos yang dipilih orang perbankan sangat cocok saat ini. Misalnya mantan Dirut BTN yg jadi wamen BUMN,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andi Arief mengingatkan bahwa kondisi negara sedang sulit. Untuk itu, Presiden Joko Widodo harus berpikir keras bagaimana menyelamatkan agar tidak karam. Sementara para menteri jangan menjajadi beban presiden.

“Sekarang waktunya total mikirin negara dan rakyat, menteri yang potensial jadi beban sudah kelihatan,” tegasnya.

“Kepercayaan yang cukup tinggi terhadap Menkes Budi Sadikin dan PT Pos dalam menjalankan misi penyelamatan rakyat mudah-mudahan jadi momentum membalikkan keadaan,” harap Andi Arief.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya