Berita

Mensos RI Tri Rismaharini kembali blusukan di Jakarta/Repro

Politik

Andi Yusran: Risma Blusukan Di Jakarta Karena Disiapkan PDIP Untuk Ganjal Anies Baswedan

SELASA, 05 JANUARI 2021 | 10:56 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aktivitas blusukan Mensos Tri Rismaharini yang kembali dilakukan di Jakarta makin menguatkan dugaan bahwa politisi PDIP itu disiapkan untuk menjadi pesaing Anies Baswedan di Pilgub mendatang.

Demikian analisa pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran merespons blusukan Risma Senin kemarin (4/1).

Menurut Andi, indikasi PDIP menyiapkan Risma menjadi kompetitor Anies Baswedan menguat karena Jakarta merupakan wilayah kerja kepala daerah.


Kata Andi, Risma saat ini hanyalah menteri yang menjadi pembantu Presiden Jokowi menjalankan pemerintahan.  

"Risma disiapkan untuk mengganjal laju Anis Baswedan dalam Pilgub. Jika Anis gagal dalam Pilgub  2 tahun mendatang itu artinya Anies gagal ikut dalam pemilihan presiden 2024," demikian analisa Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/1).

Pengamatan Andi, aktivitas blusukan di beberapa titik wilayah ibukota adalah sebuah strategi framing untuk membangun persepsi sebagai pemimpin egaliter dan populis di tempat dimana Walikota dua periode itu akan bertarung.

"Risma giat pada wilayah mikro (daerah otonom Provinsi DKI Jakarta) yang sejatinya menjadi lokus kerja kepala daerah otonom, sementara Risma sebagai menteri sejatinya bergerak di wilayah makro (lintas provinsi) ber-lokus nasional," pungkas Andi.

Tri Rismaharini Senin (4/1) melakukan blusukan ke sepanjang Jalan Sudirman- Thamrin Jakarta Pusat. Selain membagikan masker, dalam video yang diunggah akun resmi PDIP itu,Risma nampak berdialog dengan para tuna wisma.

Sebelumnya pada awal berkantor di Kemensos, Risma juga langsung blusukan ke kolong jembatan belakang kantor Kemensos.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya