Berita

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Massardi/Net

Politik

Harus Ada Yang Tanggung Jawab Atas Program Vaksinasi, Jangan Cuci Tangan!

SELASA, 05 JANUARI 2021 | 09:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Program vaksinasi yang akan dimulai pemerintah pada awal tahun ini berhubungan erat dengan jutaan nyawa manusia. Untuk itu harus ada pihak yang ditunjuk untuk menjadi bertanggung jawab.

Begitu desakan dari Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Massardi dalam akun Twitter pribadinya, Selasa (5/1). Dia tidak ingin pemerintah abai pada proses vaksinasi ini.

“Karena nyangkut nyawa juta-juta orang, pemerintah harus nunjuk siapa tanggung jawab jika terjadi apa-apa pada rakyat yang divaksin. Jangan seperti biasa, cuci tangan,” tegasnya.


Mantan Jurubicara Presiden Gus Dur ini meminta kepada pemerintah agar negara memberi jaminan asuransi bagi mereka yang divaksin. Sehingga program vaksinasi bisa berjalan lancar.

“Untuk redam kecemasan rakyat yang tidak percaya vaksin dari rezim,” sambungnya.

Sebanyak 3 juta dosis vaksin buatan Sinovac telah didistribusikan ke 34 provinsi di Indonesia. Hanya saja, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K. Lukito mengingatkan bahwa vaksin itu belum boleh disuntikkan.

Ini lantaran vaksin Sinovac belum memperoleh izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization, EUA).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya