Berita

Juliari P. Batubara/Net

Politik

Tuntut Juliari Dihukum Mati, Komnas Bansos Datangi KPK

SELASA, 05 JANUARI 2021 | 09:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sekelompok masyarakat yang menamakan diri sebagai Komunitas Nasional Korban Korupsi (Komnas) Bansos akan menggeruduk gedung KPK RI, Kuningan, Jakarta pada hari ini, Rabu (6/1).

Koordinator Aksi, Purwantini menjelaskan bahwa perbuatan mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara telah merampas hak-hak rakyat miskin yang sedang mengalami masa-masa sulit selama pandemi. Di mana masyarakat dibayangi ancaman kesehatan dan kehilangan mata pencaharian.

“Ini membuat bantuan yang kami terima menjadi sangat berarti bagi kehidupan kami. Ironisnya, bantuan itu dikorupsi Mensos Juliari dan kroninya,” ujar Purwantini kepada redaksi sesaat lalu, Selasa (5/1).


Perbuatan Juliari, sambungnya, sangat menyakiti rakyat miskin, biadab dan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Atas alasan itu, mereka meminta KPK dan aparat penegak hukum lain memberi ganjaran yang setimpal.

“Kami menuntut hukuman mati kepada Juliari dan tersangka korupsi bansos lainnya,” tegasnya.

Tuntutan ini, katanya, sudah sesuai dengan pernyataan Menkumham Yasonna Laoly yang menegaskan bahwa hukuman mati bagi terpidana korupsi dalam kondisi bencana alam dan non alam sudah tercantum dalam UU Tipikor.

Ketua KPK Firli Bahuri juga pernah meminta agar pelaku korupsi anggaran penanganan pandemi Covid-19 dihukum mati.

“Untuk mendukung KPK menuntut hukuman mati kepada Juliari dan kroni-kroninya, kami sudah menyebarkan petisi kepada seluruh elemen. Targetnya dalam satu bulan terkumpul satu juta dukungan,” demikian Purwantini.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya