Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

41 Ribu Nakes Penerima Vaksin Di Banten, 4 Ribu Di Antaranya Punya Penyakit Bawaan

SELASA, 05 JANUARI 2021 | 09:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Berdasarkan data yag dimiliki Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, ada 41 ribu tenaga kesehatan yang siap menjadi penerima vaksin Covid-19 tahap pertama. Dari jumlah tersebut, 90 persennya telah mengisi data kesehatan guna diberikan vaksin Covid-19.

Dari data tersebut, dijelaskan Kadinkes Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, ada 4 ribu tenaga kesehatan yang menderita penyakit penyerta atau komorbid.

"Kemungkinan mereka tidak masuk dalam syarat penerima vaksin, sehingga sekitar 36 ribu sasaran tenaga kesehatan yang akan dilakukan vaksinasi ini,” terang Ati, Senin (4/1), dikutip Kantor Berita RMOLBanten.


Ati menyampaikan, bagi yang terpapar Covid-19 dalam bulan ini akan dilakukan vaksinasi.

"Untuk penderita penyakit bawaan itu tidak dilakukan vaksinasi, ketika mereka dipanggil itu harus melakukan screening lagi untuk memastikan bahwa dia dapat menerima atau ditunda,” tambahnya.

Ditegaskan Ati, setelah vaksinasi, kemungkinan terpapar kembali Covid-19 masih tetap ada. Lantaran usai vaksinasi kekebalan tubuh baru mencapai 45 persen.

"Kenapa harus tetap menerapkan protokol kesehatan setelah disuntik, karena vaksin itu tidak langsung membentuk kekebalan. Perlu waktu 11 hari dalam membentuk itu,” jelasnya.

Terkait efek jangka pendek setelah dilakukan vaksinasi, Ati menyebut, tergantung dengan metabolisme tubuh. Tapi dia yakin bahwa vaksin ini sudah bisa melewati uji klinis ketiga.

"Setiap tubuh manusia itu berbeda-beda dalam responsifnya, tetapi kami sudah melakukan antisipasi dengan membentuk Komda KIPI (Komisariat Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang didalamnya ada berbagai dokter spesialis yang tergabung di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten kota,” terangnya.

Ati kemudian menjelasan alur vaksinasi Covid-19.

Sebelum dilakukan vaksinasi terlebih dahulu menjalani screening, untuk dapat mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi. Kemudian dilanjutkan dengan dilakukan penyuntikan.

Usai disuntik, tetap menunggu sekitar 30 menit untuk mengetahui apakah ada respons yang berbebahaya bagi tubuhnya agar dengan cepat dilakukan tindakan.

Setelah dilakukan penyuntikan yang pertama, lanjut Ati, selama 14 hari ke depan akan dilakukan penyuntikan yang kedua kali. Dan dirinya berharap, setelah vaksinasi kedua dapat meningkatkan kekebalan tubuh sampai 95 persen.

"Dua kali penyuntikan diharapkan kekebalan capai 95 persen," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya