Berita

Mensos Tri Rismaharini/Net

Politik

Blusukan Bermuatan Politik Elektoral, Risma Disarankan Segera Kembali Ke Langgam Jokowi

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 05:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aksi blusukan Mensos Tri Rismaharini dipandang lebih kental bermuatan kerja elektoral dan tidak substansial sebagai seorang pembantu Presiden.

Demikian analisa Direktur Eksekutif Arus Suvei Indonesia (ASI) Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (31/12).

Menurut Ali Rif'an Risma harus menyadari perbedaan pola antara dirinya menjabat walikota dan  saat ini menjadi pembantu Jokowi dengan menjabat Mensos.


"Saya khawatir Risma sudah bergerak dalam konteks politik elektoral. Menurut saya keluarkan kebijakan strategis tertulis lebih makro dan strategis ketimbang mengunjungi orang di bawah jembatan lebih kental pencitraan," demikian pandangan Ali Rif'an.

Risma kata Ali Rif'an sudah bukan manusia tunggal seperti Walikota yang bisa sewaktu-waktu blusukan dan mengecek kerja anak buahnya.

Dalam konteks kerja pemerintahan, Mantan Manajer Riset Poltracking Indonesia ini menilai, yang justru relevan melakukan blusukan adalah Presiden Jokowi.

Tujuannya, untuk mengecek apakah anakbuahnya sudha bekerja sesuai perintahnya atau tidak.

"Pola kinerjanya harus berubah, dia membantu presiden dan mengkonretkan kerja politknya dengan sistem dan kebijakan, tidak bisa model tunggal seperti kepala derah. kalau serkarang harus tertib pada langgam Prsiden Jokowi," demikian analisa Ali Rif'an.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya