Berita

Lapak pedagang petasan dan kembang api di kawasan Pasar Pagi, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora/RMOL

Nusantara

Pedagang Kembang Api Bikin Macet, Walikota Jakbar Akan Minta Satpol PP Lakukan Tindakan

RABU, 30 DESEMBER 2020 | 22:39 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta, seperti terjadi di Jakarta Barat dipadati pedagang petasan dan kembang api jelang malam pergantian tahun 2021.

Soal hal tersebut, Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto berjanji akan menertibkan keberadaan lapak pedagang petasan dan kembang api di kawasan Pasar Pagi, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora.

Hal itu disampaikan Uus Kuswanto menanggapi keluhan pengendara yang merasa terganggu dengan keberadaan lapak pedagang petasan dan kembang api di bawah flyover Jalan Pintu Kecil.


"Segera saya infokan ke Satpol PP untuk dilakukan tindakan," kata Uus Kuswanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/12).

Uus Kuswanto juga menegaskan, tidak boleh ada kegiatan apa pun di saat pandemi Covid-19 yang dapat membuat banyak orang berkumpul.

"Di saat pandemi nggak boleh buat kegiatan yang mengundang kerumunan orang," tegasnya.

Yongki (50), seorang pengendara roda empat yang sering melalui Jalan Pintu Kecil merasa sangat terganggu dengan keberadaan lapak pedagang petasan dan kembang api di bawah flyover itu.

Menurutnya, keberadaan lapak pedagang petasan dan kembang api tersebut menyebabkan kemacetan lalulintas kendaraan setiap akhir tahun.

"Setiap jelang tahun baru, lapak pedagang petasan dan kembang api di jalan ini bikin macet kendaraan dari arah Jalan Pancoran menuju Jalan Telepon Kota dan Kali Besar Barat," kata Yongki di lokasi.

Dia pun menduga keberadaan lapak petasan dan kembang api di bawah flyover Jalan Pintu Kecil dan sekitarnya ada pembiaran dari pihak terkait.

"Kalau Pemkot Jakbar dan polisi tegas, tentu keberadaan lapak pedagang petasan dan kembang api di kawasan Pasar Pagi ini tidak ada," katanya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pemulihan Pasien Pasca-Stroke Lewat Teknologi Robotik, Siapa Takut?

Sabtu, 07 Februari 2026 | 20:03

10 Film Hollywood Dirilis Sepanjang 2026, Ada Spider-Man hingga Avengers: Doomsday

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:43

Huntara Bener Meriah Ditargetkan Siap Huni Jelang Ramadan

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:21

Perbaikan Program MBG untuk Indonesia Emas Menggema di Yogyakarta

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:00

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai dengan Dukungan Sarana TPS3R Sekar Tanjung di Bali

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:54

Masuk Angin Vs GERD, Obat Herbal Tak Selalu Aman

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:09

Prabowo Curhat Tiap Mau Berantas Korupsi Ada Kerusuhan dan Adu Domba

Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:51

PDIP Ajak Teladani Perjuangan Fatmawati Soekarno

Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:15

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai Mertasari

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:48

Kawal Ketat Pergub Penggunaan Air Tanah di Gedung Jakarta

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:27

Selengkapnya