Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

Jokowi Gaet Tokoh Muda Di Kabinet, Anies Disarankan Gandeng PKS Untuk Persiapan Pilpres

RABU, 30 DESEMBER 2020 | 05:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Direkutnya tokoh politik muda ke dalam kabinet Presiden Joko Widodo membuat peluang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan makin kecil untuk meraih kursi presiden pada tahun 2024 mendatang.

Pandangan politik ini disampaikan Direktur Eksekutif Periskop Data, Muhamad Yusuf Kosim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/12).

Menurut Yuko -sapaan akrabnya-, Jokowi terkesan memberi ruang kepada tokoh politik muda untuk melakukan kerja politik hingga Pilpres 2024 mendatang.


Kata Yuko, saat nanti selesai menjabat Gubernur DKI pada tahun 2022 mendatang, publisitas Anies akan mulai berkurang.

"Saat tidak jabat akselerasi publisitas berkurang, kalau sekarang jabat kan media meliput dia, kalau sudah tidak akan berkurang, kegiatan apa yang dilakukan, bisa saja tapi akan berbeda," demikian kata Yuko kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/12).

Yuko memberikan catatan politik khusus pada Anies. Ia menyarankan pada orang nomor satu di Jakarta itu untuk betul-betul memanfaatkan jabatan Gubernur untuk bekerja semaksimal mungkin.

Yuko mengakui bahwa Anies adalah sosok yang potensial. Tetapi kata dosen Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) ini bukan kader partai politik.

Jika tidak segera melakukan komunikasi politik dengan PKS, Yuko khawatir Anies tidak mendapatkan kendaraan politik untuk maju Pilpres.

Apalagi, kata Yuko, saat berkontestasi di Pilgub DKI 2018 lalu Anies diusung oleh Gerindra yang notabene memiliki tokoh Prabowo dan Sandiaga Uno yang juga berpeluang turut bertarung merebut kursi kepemimpinan nasional

"Anies harus merangkul parpol, misalnya PKS yang sejak awal bersedia menyebut calon presiden 2024, bisa berubah kalau nggak ada komunikasi politik," demikian kata Yuko.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya