Berita

Mahkamah Konstitusi/Net

Hukum

MK Sudah Terima Surat Dari Sejumlah KPU Daerah, Ini Isinya

SENIN, 28 DESEMBER 2020 | 14:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Surat yang dikirimkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kepada Mahkamah Konstitusi (MK) adalah terkait dengan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada Serentak 2020.

Begitu Jurubicara MK, Fajar Laksono menyatakan, karena pihaknya telah menerima surat dari sejumlah KPU daerah penyelenggara Pilkada.

Dia menerangkan, pokok isi surat tersebut adalah meminta kepastian dari MK terkait permohonan gugatan PHPU Pilkada yang ada di daerah penyelenggara masing-masing KPU.


"Surat yang diterima MK berasal dari sejumlah KPU provinsi/kabupaten/kota yang menanyakan kepastian, apakah pilkada di daerahnya ada yang diperkarakan di MK," ujar Fajar saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (28/12).

Fajar menyebutkan, MK baru akan meregistrasi permohonan perkara PHPU Pilkada yang sudah terdaftar di kepaniteraan MK pada 18-19 Januari 2020.

Sehingga, jawaban atas surat yang dilayangan sejumlah KPU daerah akan dijawab setelah ketetapan keputusan hakim di sidang pemeriksaan permohonan dan alat bukti perkara dilakukan sebelum proses registrasi.

"Secara resmi, nanti MK akan jawab mengacu pada permohonan yang diregistrasi pada 18-19 Januari," demikian Fajar Laksono.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya