Berita

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah/Net

Dunia

Pemimpin Hizbullah Tuding Arab Saudi Bersama AS Dan Israel Bersekongkol Untuk Membunuhnya

SENIN, 28 DESEMBER 2020 | 11:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah menuding bahwa Arab Saudi melakukan persekongkolan  dengan AS dan Israel untuk merencanakan pembunuhannya, menunjuk pada kunjungan terakhir Komando Pusat AS Mark Miley ke Israel pada 18 Desember lalu sebagai bukti dari dugaannya itu.

Tudingan itu dilemparkannya saat menyampaikan pidato dan wawancara yang disiarkan oleh stasiun televisi Lebanon Al-Mayadeen pada Minggu (27/12) waktu setempat, di mana dia menuduh Presiden AS Donald Trump bertindak secara impulsif dan tidak terduga di wilayah tersebut.

Dia juga mengatakan bahwa Arab Saudi telah bertindak tanpa alasan dalam beberapa tahun terakhir, yang didasari dengan kebencian terhadap Hizbullah. Seperti diketahui, Putra Mahkota Mohammed Bin Salman telah berusaha untuk menentang peran Hizbullah di Lebanon di masa lalu.


Nasrallah mengaitkan dugaan rencana pembunuhannya dengan pembunuhan komandan Pasukan Quds IRGC Qasem Soleimani dan pemimpin Kataib Hezbollah Abu Mahdi al-Muhandis pada Januari 2020 yang dilakukan oleh AS. Nasrallah mengklaim bahwa dia sama pentingnya dengan kedua tokoh tersebut, seperti dikutip dari Jerussalem Post, Senin (28/12).

Sementara Nasrallah mengklaim ada plot untuk membunuhnya, dia mengatakan Israel berhati-hati dan telah dihalangi oleh ancaman Hizbullah selama setahun terakhir.

Dia menyimpan foto Soleimani di mejanya selama wawancara untuk menunjukkan hubungannya dengan Soleimani; keduanya bekerja sama selama perang tahun 2006 melawan Israel. Imad Mughniyeh, rekan dekat Nasrallah lainnya, dibunuh pada tahun 2008. Mohsen Fakhrizadeh , kepala program nuklir Iran, dibunuh bulan lalu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya