Berita

Presiden terpilih AS Joe Biden/Net

Dunia

Trump Belum Juga Teken RUU Bantuan Covid-19, Biden Geram: Jutaan Orang Amerika Terancam Diusir

MINGGU, 27 DESEMBER 2020 | 09:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengkritik langkah petahana, Presiden Donald Trump, karena terus menunda penandatanganan RUU bantuan ekonomi Covid-19 yang sudah disahkan Kongres.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Sabtu (26/12), Biden mengatakan akan ada konsekuensi yang menghancurkan jika Trump terus menunda RUU itu. Lantaran jutaan orang Amerika yang menganggur karena pandemi menunggu paket bantuan 600 dolar AS dari pemerintah.

"Pelepasan tanggung jawab ini memiliki konsekuensi yang menghancurkan. Hari ini, sekitar 10 juta orang Amerika akan kehilangan tunjangan auransi pengangguran," kata Biden, seperti dikutip AFP.


RUU sendiri berisi stimulus sebesar 1,4 triliun dolar AS untuk memperbaiki ekonomi pasca pandemi.

Sementara itu, pemberlakuan pendanaan pemerintah sebelumnya diketahui akan habis dalam beberapa hari ke depan. Hal tersebut bisa memicu jutaan orang berisiko diusir dari rumah mereka selama liburan.

Dalam sebuah video yang diterbitkan pada Selasa malam (22/12), Trump mengatakan RUU itu adalah aib. Trump mengatakan akan menolak RUU itu jika tidak ada perubahan meningkatkan cek kepada pembayar pajak menjadi 2.000 dolar AS.

"Saya hanya ingin membuat orang-orang hebat kita (mendapat) 2.000 dolar AS, daripada 600 dolar AS yang sekarang ada dalam RUU," ujar Trump.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya