Berita

Foto/Net

Kesehatan

Angka Kasus Aktif Melonjak, Satgas Covid-19 Ingatkan Bahaya Abai Prokes Pada Event Liburan

SABTU, 26 DESEMBER 2020 | 10:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Data perkembangan Covid-19 di Tanah Air selama kurun waktu sebulan melonjak tinggi hingga dua kali lipat. Ini disebabkan penerapan protokol kesehatan yang mulai rendah di lapangan.

Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menerangkan, pengabaian protokol kesehatan oleh masyarakat di sejumlah daerah pada event liburan adalah salah satu faktor utama terjadinya lonjakan kasus.

Berdasarkan analisa data Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19, Kasus aktif meningkat dua kali lipat, dari 54.804 menjadi 103.239 hanya dalam waktu satu bulan belakangan. Dalam periode ini, masyarakat sempat melewati event libur panjang 28 Oktober hingga 1 November 2020.


Selain itu, kenaikan kasus aktif tersebut dibarengi dengan persentase daerah yang tidak patuh protokol kesehatan. Di mana, peningkatannya mencapai 48,01 persen, lebih tinggi dari periode Oktober yang sebesar 37,12 persen.

"Dengan data tersebut, dapat disimpulkan dalam setiap kenaikan kasus aktif selalu diiringi oleh kenaikan daerah yang tidak patuh protokol kesehatan, dan selalu berawal dari event libur panjang," ujar Wiku dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (26/12).

Dari faktor ketidakpatuhan protokol kesehatan tersebut, Wiku melanjutkan, pihaknya juga bisa menilai bahwa laju penularan Covid-19 masih cukup tinggi di masyarakat.

Oleh karenanya, Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari peristiwa ini. Ia mengimbau seluruh pihak untuk terus menerapkan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Menurut Wiku, protokol kesehatan yang ketat harus diterapkan di mana saja, termasuk selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini.

"Mari kita menjadi kelompok masyarakat yang berperan dalam menyelamatkan diri sendiri dan orang terdekat yang kita cintai dengan memilih untuk tidak bepergian dan menghindari kerumunan," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya