Berita

Menparekraf, Sandiaga Uno/Repro

Politik

Sandi-Risma-Lutfi Bisa Bantu Jokowi Bangun Integritas Kabinetnya

SABTU, 26 DESEMBER 2020 | 03:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kehadiran menteri baru  Presiden Joko Widodo telah menghadirkan kabinet yang dapat merekonstruksi persepsi publik.

Sebelumnya, persepsi publik lemah karena ada dua menteri Jokowi yang baru setahun menjabat sudah terjerat kasus rasuah di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Demikian disampaikan pengamat politik Universitas Nasional, Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (26/12).


Secara khusus, dari enam menteri Andi yang check in ke pemerintahan Indonesia maju, Andi menyebutkan 3 orang yang paling memungkinkan dapat memperbaiki persepsi masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi.

"Luthfi, Sandi dan Risma di tempat yang tepat. Setidaknya bisa ‘merekonstruksi’ persepsi publik yang mengemuka selama ini tentang lemahnya kadar integritas para menteri kabinet," demikian kata Andi.

Andi kemudian memberi catatan kritis bahwa penentuan Budi Gunadi Sadikin merupakan keputusa politik yang tidak tepat.

Meski bukan jabatan karier, seorang menteri idealnya harus memiliki latar belakang baik akademis dan pengalaman skills yang sesuai dengan bidang jabatan.

"Yang kurang pas adalah penempatan Menkes yang jauh dari dunia kesehatan, walaupun menteri adalah jabatan non-karier. Seorang menteri setidaknya perlu memiliki latar belakang baik akademis maupun pengalaman yang sesuai dengan bidang jabatan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya