Berita

Khofifah saat tinjau RS rujukan baru bagi pasien Covid19/RMOL

Nusantara

Kasus Di Jatim Meningkat, Khofifah Tambah 18 RS Rujukan Covid-19

JUMAT, 25 DESEMBER 2020 | 23:14 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kasus virus corona baru (Covid-19) secara nasional mengalami penambahan yang cukup signifikan dalam sebulan terakhir, termasuk di Jawa Timur.

Di Jawa Timur per hari ini Jumat (25/12) kasus konfirmasi di Jawa Timur mencapai 79.207  dengan total kasus aktif yang masih dirawat sebanyak 6.002  pasien.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan Jawa Barat yang mencapai 12. 470  pasien, DKI Jakarta mencapai 14.572  pasien, dan Jawa Tengah sebanyak 22.006 pasien.


Merespons peningkatan itu,  Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat bersama Gugus Tugas Kuratif Covid-19 dan Dinkes Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kapasitas bed isolasi.

Khofifah pun menyiapkan 18 rumah sakit rujukan baru dan RS Darurat di Surabaya, Malang dan Jember.

Dengan penambahan RS ini, orang nomor satu di Jatim ini berharap akan mampu merelaksasi beban RS di Jawa Timur.

"Kami berkomitmen untuk memastikan kapasitas bed isolasi yang cukup dengan menambah 18 RS Rujukan Covid-19 baru di Jawa Timur guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan berat," terang Khofifah.

Khofifah menjelaskan, dengan penambahan 18 RS rujukan baru total hingga saat ini di Jatim menjadi 145 RS.

Dijelaskan, kapasitas dalam 145 RS Rujukan Covid-19 ini terdapat isolasi tekanan negatif dengan ventilator sebanyak 311 bed, isolasi tekanan negatif biasa sebanyak 2.416 bed  isolasi biasa sebanyak 2.966 bed dan pengembangan 753 bed.

Sementara itu, untuk mengatasi kasus Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan, Khofifah juga mempersiapkan format RS Darurat Lapangan yang telah terbukti sangat efektif menangani ribuan Co-19 dengan nol angka kematian.

Untuk di Malang, RS Darurat Lapangan ditempatkan Polkesma yang terletak di Jalan Ijen Boulevard. Sedangkan untuk di Jember, RS Paru Jember disiapkan sebagai RS khusus melayani pasien Covid-19.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya