Berita

Lyubov Sobol dan Alexei Navalny/Net

Dunia

Soal Telepon Jebakan, Polisi Tangkap Sekutu Alexei Navalny

JUMAT, 25 DESEMBER 2020 | 16:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang aktivis oposisi Lyubov Sobol ditahan setelah polisi menggerebek rumahnya pada Jumat pagi (25/12).

Sobol merupakan sekutu dekat Alexei Navalny. Ia juga vokal mengkritik Kremlin.

Dalam akun Twitter-nya, pengacara Soboi mengunggah video yang memperlihatkan polisi menggedor pintu apartemennya di Moskow. Video lain menunjukkan petugas polisi berkeliaran di luar apartemen dan menutup kamera keamanan dengan lakban.


Kepala Dana Gerakan Anti-Korupsi Navalny, Ivan Zhdanov mengatakan Sobol diselidiki karena penggunaan kekerasan atau ancaman ketika membunyikan bel pintu agen yang diduga adalah Layanan Keamanan Federal (FSB) di Moskow pada pekan ini.

Agen tersebut yang disebut Navalny sebagai salah satu dalang dari rencana pembunuhannya pada Agustus.

Menurut keterangan Navalny, ia telah menjebak agen yang diidentifikasi sebagai ahli senjata kimia bernama Konstantin Kudryavtsev dalam sebuah panggilan telepon. Jebakan itu ditujukan agar Kudryavtsev mengakui bahwa FSB lah yang menjadi pelaku yang menaruh racun dalam celana dalamnya.

FSB sendiri sudah menolak tuduhan Navalny. Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan menyebut akan mati jika ia yang meracuni Navalny.

Kepala yayasan Navalny, Ivan Zhdanov dan jurubicara Navalny Kira Yarmyash mengaku tidak mengetahui di mana keberadaan Sobol dan teleponnya sudah dimatikan sejak penangkapan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya