Berita

Iran pasang sistem pertahanan udara di fasilitas nuklir/Net

Dunia

Detik-detik Menuju Lengsernya Trump, Iran Pasang Sistem Pertahanan Udara Di Fasilitas Nuklir

JUMAT, 25 DESEMBER 2020 | 11:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Agresitivitas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjelang akhir masa jabatannya membuat khawatir Iran.

Alhasil, saat ini Teheran tengah memperkuat sistem pertahanan udaranya yang terletak dekat di fasilitas nuklir sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan serangan rudal AS.

Surat kabar Kuwaiti Al-Qabas pada Kamis (24/12) melaporkan, Iran sudah memasang sistem pertahanan udara dan pencari radar milik pasukan Garda Pengawal Revolusi Iran (IRGC) untuk melindungi fasilitas nuklir di provinsi Isfahan. Di sana terdapat pabrik pengayaan uranium Natanz.


Dikutip dari Sputnik, langkah tersebut diambil oleh Iran setelah Washington menudingnya menjadi dalang di balik seranagn roket pada Minggu (20/12) yang menargetkan Kedutaan Besar AS di Baghdad. Ketika itu, sistem pencegat AS di Zona Hijau berhasil menembak jatuh tiga roket.

Setelah insiden tersebut, Trump dalam akun Twitter-nya memperingatkan Iran bahwa AS akan meminta pertanggungjawaban Teheran jika terdapat warganya yang tewas.

Ketegangan antara Iran dan AS pecah setelah Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir dan memberlakukan kebijakan tekanan maksimum pada Teheran.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya