Berita

Kapal perang Amerika Serikat/Net

Dunia

AS Kirim Kapal Perang Ke Laut China Selatan, Sengaja Berlayar Di Perairan Yang Diklaim Vietnam

JUMAT, 25 DESEMBER 2020 | 09:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Armada Ketujuh Amerika Serikat (AS) telah mengirim salah satu kapal perangnya, USS John S. McCain ke Laut China Selatan untuk operasi kebebasan navigasi atau FONOP.

Pada Kamis (24/12), Angkatan Laut AS itu menyebut, USS John S. McCain dikerahkan di dekat Kepulauan Con Dao Vietnam. Bahkan selama manuver, kapal perusak kelas Arleigh Burke dengan sengaja berlayar melalui perairan teritorial yang diklaim oleh Vietnam.

Dikutip Sputnik, AS telah menolak klaim dari Vietnam dengan menyebutnya sebagai "klaim maritim yang berlebihan".


Angkatan Laut AS menyebut tindakan USS John S. McCain ditujukan untuk membantu menjaga akses dan kebebasan navigasi yang sesuai dengan hukum internasional.

Dalam sebuah laporan Departemen Luar Negeri AS pada 1983, Washington telah menyoroti garis dasar Hanoi yang ditarik di sekitar Con Dao dan sekelompok pulau lain. Departemen menyebut kepulauan tersebut berjarak 53 mil dari daratan Vietnam sehingga terlalu jauh untuk diklaim secara teritorial.

Sejauh ini Vietnam belum memberikan komentar.

Pada awalnya, Vietnam mendukung FONOP untuk menentang klaim China atas Laut China Selatan. Namun beberapa waktu terakhir, Washington juga ikut menolak klaim Vietnam atas Kepulauan Spartly.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya