Berita

Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny/Net

Dunia

Kremlin: Alexei Navalny Punya Ciri-ciri Gangguan Mental Megalomania

RABU, 23 DESEMBER 2020 | 13:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Rusia menuding pemimpin oposisi Alexei Navalny mengidap gangguan mental setelah ia mengklaim dinas keamanan lah yang menjadi dalang dalam percobaan pembunuhannya.

Pada awal pekan ini, Navalny mengungkap telah menjebak agen Dinas Keamanan Federal (FSB) yang diduga terlibat dalam upaya untuk meracuni dirinya beberapa waktu lalu.

Seorang agen yang terjebak dalam sebuah panggilan yang dilakukan oleh Navalny mengakui tindakannya. Ia bahkan menyebut menyimpan racun novichok ke lapisan dalam celana pendek Navalny ketika berada di kota Tomsk.


Mennaggapi tudingan tersebut, jurubicara Presiden Vladimir Putin, Dmitry Peskov menyebut Navalny memiliki delusi penganiayaan dan menunjukkan ciri-ciri megalomania.

Megalomania sendiri adalah gangguan mental yang membuat orang sangat menginginkan kekuasaan.

Dimuat Associated Press pada Selasa (22/12), FSB juga menunjukkan bukti bahwa klaim yang disampaikan oleh Navalny palsu dan menudingnya mendapatkan dukungan dari badan intelijen asing.

Lebih lanjut, Peskov menegaskan, klaim yang disampaikan oleh Navalny tidak akan mendiskreditkan FSB.

Navalny yang seorang aktivis antikorupsi berusia 44 tahun jatuh sakit selama penerbangan dari Siberia ke Moskow pada Agustus lalu. Ia diyakini telah diracuni.

Setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit kota Omsk, Navalny diterbangkan ke Berlin untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut hingga akhirnya pulih.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya