Berita

Virus corona jenis baru ditemukan di Inggris/Net

Dunia

Bahas Strategi Penanganan Mutasi Virus Corona, WHO Adakan Pertemuan

RABU, 23 DESEMBER 2020 | 08:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Munculnya jenis baru virus corona hasil mutasi di Inggris telah memicu kekhawatiran banyak pihak, di mana berbagai negara sudah menutup perbatasannya dengan Inggris.

Untuk membahas strategi melawan mutasi virus corona di Inggris, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengadakan pertemuan pada Rabu (23/12).

"Membatasi perjalanan untuk menahan penyebaran adalah langkah bijaksana sampai kami memiliki info yang lebih baik," ujar Direktur WHO untuk Eropa, Hans Kluge, seperti dikutip Reuters.


Virus corona jenis baru yang diidentifikasi di Inggris diyakini memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi, yaitu 70 persen lebih cepat daripada sebelumnya.

Virus itu juga diketahui mengalami 17 mutasi pada saat yang bersamaan.

Munculnya virus corona jenis baru itu memicu kekhawatiran terkait efekfitas vaksin. WHO menyebut, sejauh ini belum ada informasi yang cukup apakah mutasi memengaruhi kemanjuran vaksin.

WHO menyebut, mutasi adalah hal yang normal dalam evolusi pandemi. Mereka juga memuji Inggris karena mampu mendeteksinya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya