Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Hari-hari Terakhir Di Gedung Putih, Trump Beri Grasi Untuk 15 Sekutunya

RABU, 23 DESEMBER 2020 | 08:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hari-hari terakhir di Gedung Putih digunakan sebaik mungkin oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Salah satunya dengan kembali menggunakan kewenangannya untuk memberikan grasi kepada 15 orang, termasuk sekutu-sekutunya di Partai Republik.

Bukan hal yang aneh bagi presiden untuk memberikan grasi, Trump sendiri telah mengatakan bahwa ia tidak akan ragu untuk campur tangan dalam kasus yang menjerat rekan atau sekutunya yang diyakini telah diperlakukan tidak adil.

Beberapa orang yang diberikan grasi oleh Trump pada Selasa (22/12) adalah Perwakilan Republik dari California, Duncan Hunter dan Chris Collins dari New York.


Dimuat Associated Press, Hunter dijatuhi hukuman 11 bulan penjara setelah mengaku bersalah mengkorupsi dana kampanye dan membelanjakan uang itu untuk jalan-jalan dengan teman hingga pesta ulang tahun putrinya.

Collins adalah anggota Kongres pertama yang mendukung Trump menjadi presiden. Ia dijatuhi hukuman dua tahun dan dua bulan penjara setelah mengaku membantu putranya untuk menghindari kerugian pasar saham sebesar 800 ribu dolar AS.

Trump juga memberikan grasi untuk penasihat kampanyenya pada 2016, George Papadopoulos. Ia terlibat dalam penyelidikan Rusia atas pemilu AS.

Selain itu, dia juga mengampuni Alex van der Zwaan, seorang pengacara Belanda yang dijatuhi hukuman 30 hari penjara karena berbohong kepada penyelidik.

Dalam daftar juga muncul empat mantan kontraktor pemerintah yang dihukum dalam pembantaian pada 2007 di Baghdad. Mereka adalah Nicholas Slatten, Paul Slough, Evan Liberty, dan Dustin Heard.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya