Berita

ersonel keamanan Afghanistan dan petugas kota memindahkan kendaraan yang rusak setelah serangan bom pinggir jalan di Kabul, Afghanistan pada 22 Desember 2020/Net

Dunia

Lima Dokter Afghanistan Tewas Terkena Bom Saat Perjalanan Menuju Tempat Tugas

RABU, 23 DESEMBER 2020 | 06:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya lima dokter penjara dan petugas kesehatan di ibu kota Afghanistan tewas setelah sebuah bom meledak ketika mereka dalam perjalanan menuju penjara Pul-i-Charkhi, Selasa (22/12) waktu setempat.

"Di antara dokter yang mninggal ada dua dokter wanita,  yang bekerja untuk mengendalikan penyebaran virus corona di penjara termasuk di antara yang tewas," kata Masooma Jafari, juru bicara kementerian kesehatan, seperti dikutip dari AFP, Selasa (22/12).

“Menyedihkan dan jauh dari ekspektasi hari ini musuh umat manusia menyasar petugas kesehatan kita yang dikenal sebagai penjaga perdamaian,” kata Jafri.


Segera setelah kejadian pihak Taliban mengatakan mereka tidak terlibat dalam serangan yang menewaskan itu lima orang yang sedang dalam perjalanan ke penjara terbesar di Afghanistan yang menampung ratusan tahanan, termasuk sejumlah gerilyawan Taliban itu.

Belakangan ini Afghanistan tengah mengalami peningkatan jumlah pembunuhan dengan bom magnet kecil yang ditempatkan di bawah kendaraan, banyak yang disalahkan pada Taliban meskipun perundingan damai bertujuan untuk mengakhiri perang selama dua dekade.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya