Berita

Vaksin Covid-19/Net

Dunia

Bos BioNTech Yakin Vaksinnya Mampu Lawan Jenis Baru Virus Corona Di Inggris

SELASA, 22 DESEMBER 2020 | 17:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi BioNTech dapat tetap bekerja melawan virus corona yang bermutasi di Inggris. Walaupun perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan sepenuhnya.

Hal itu disampaikan oleh kepala eksekutif BioNTech Ugur Sahin pada Selasa (22/12), seperti dikutip dari CNA.

"Saat ini kami tidak tahu apakah vaksin kami juga mampu memberikan perlindungan terhadap varian baru ini. Tetapi karena protein pada varian tersebut 99 persen sama dengan yang sudah ada, BioNTech memiliki keyakinan ilmiah dalam vaksin," ujarnya.


Sahin mengatakan, BioNTech saat ini sedang melakukan studi lebih lanjut dan berharap mendapatkan kepastian dalam beberapa pekan mendatang.

"Kemungkinan vaksin kami bekerja relatif tinggi," katanya.

Jika perlu, Sahin mengatakan, BioNTech akan menyesuaikan vaksinnya dalam waktu enam pekan karena vaksin tersebut tergantung pada teknologi messenger RNA (mRNA).

"Pada prinsipnya, keindahan dari teknologi messenger adalah bahwa kami dapat langsung mulai merekayasa vaksin yang sepenuhnya meniru mutasi baru ini, kami dapat memberikan vaksin baru secara teknis dalam enam minggu," terang dia.

Sahin menambahkan, varian virus baru yang terdeteksi di Inggris memiliki sembilan mutasi, bukan hanya satu seperti biasanya. Virus itu juga disebut memiliki 70 persen tingkat penularan yang lebih tinggi.

Vaksin BioNTech, yang dikembangkan bersama dengan perusahaan farmasi Amerika Pfizer sudah diizinkan untuk digunakan di lebih dari 45 negara termasuk Singapura, Uni Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya